TCI M3107 326914-06-1 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi mekanisme autofagi. Senyawa ini merupakan bahan aktif yang digunakan untuk memicu atau menghambat proses autofagi dalam sel, yang merupakan mekanisme penting dalam regulasi homeostasis seluler. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mempelajari peran autofagi dalam berbagai penyakit seperti neurodegeneratif dan kanker.
TCI M3107 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya. Senyawa ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan yang sesuai, sehingga cocok untuk penelitian di lingkungan laboratorium. Karena sifatnya yang spesifik dan aplikasi luas, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian terkait autofagi.
Di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh berbagai institusi penelitian dan universitas untuk studi ilmiah terkait biologi sel. Peneliti di laboratorium lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan pengaruh terhadap proses autofagi, baik untuk penelitian dasar maupun terapan.
- Penelitian mekanisme autofagi dalam sel manusia untuk memahami penyakit neurodegeneratif
- Pengujian efek senyawa pada aktivitas autofagi dalam model sel kanker
- Studi pengaruh senyawa terhadap respons sel terhadap stres oksidatif
- Eksperimen untuk mengevaluasi peran autofagi dalam proses apoptosis
- Pengembangan obat baru yang memanfaatkan mekanisme autofagi untuk terapi penyakit
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 326914-06-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Autophagy |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Selama penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta pastikan ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
—
