Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 6998-30-7

Methylamine Acetate TCI M3173

Methylamine Acetate TCI M3173

Identitas Kimia

No. CAS
6998-30-7
PubChem
CID 13000541·SID 468592311
Rumus molekul
C3H9NO2
Berat molekul
91.11 g/mol
Kemurnian
>97.0%(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
acetic acid;methanamine
SMILES
CC(=O)O.CN
InChIKey
DDQAGDLHARKUFX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 875.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 875.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methylamine Acetate dengan nomor CAS 6998-30-7 adalah garam yang terbentuk dari reaksi metilamina dengan asam asetat, sehingga terdiri atas kation metilamonium dan anion asetat. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini menawarkan cara praktis untuk menghadirkan metilamina di laboratorium tanpa harus bekerja langsung dengan gas metilamina atau larutannya yang mudah menguap dan berbau sangat menyengat. Bentuk garam padat membuat penimbangan menjadi jauh lebih akurat, penyimpanan lebih sederhana, serta penanganan sehari-hari di meja kerja menjadi lebih aman dan nyaman bagi peneliti.

Sifat yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah kombinasi antara sumber metilamina yang terukur dan lingkungan asam lemah yang dibawa oleh anion asetat. Pada reaksi aminasi reduktif, kondisi asam lemah tersebut membantu pembentukan imina sekaligus menjaga agar reagen pereduksi tetap bekerja optimal, sehingga banyak prosedur memakai garam amina daripada amina bebas. Selain itu, garam metilamonium asetat mendapat perhatian besar dalam penelitian bahan perovskit halida, baik sebagai sumber kation metilamonium maupun sebagai komponen medium pelarut yang membantu pembentukan lapisan tipis dengan kualitas kristal yang lebih baik.

Di Indonesia, bahan ini digunakan oleh laboratorium kimia organik sintesis serta laboratorium fisika bahan dan energi terbarukan yang mengembangkan sel surya perovskit. Ketersediaan kemasan 1 gram dan 5 gram sangat membantu karena penelitian bahan lapisan tipis umumnya memerlukan jumlah kecil untuk tiap batch larutan prekursor, sementara kemasan yang lebih besar mendukung pengulangan percobaan dan pembuatan seri variasi komposisi dalam satu periode penelitian.

  • Sumber metilamina pada aminasi reduktif: bentuk garamnya memudahkan penimbangan tepat sekaligus menyediakan kondisi asam lemah yang mendukung pembentukan imina secara efisien.
  • Penelitian bahan perovskit halida: garam ini menjadi sumber kation metilamonium maupun komponen medium yang membantu pembentukan lapisan tipis dengan morfologi kristal lebih seragam.
  • Sintesis amida dan turunan N-metil: metilamina yang dibebaskan secara terkendali bereaksi dengan ester atau klorida asam untuk menghasilkan senyawa N-metil terkait dengan pemurnian yang lebih mudah.
  • Pembuatan larutan dapar amina: pasangan metilamonium dan asetat dapat dipakai menyiapkan medium dengan keasaman terkendali pada percobaan yang peka terhadap perubahan pH.
  • Bahan baku sintesis heterosiklik: metilamina merupakan komponen nitrogen pada banyak reaksi pembentukan cincin, dan bentuk garam memudahkan penanganan pada skala laboratorium kecil.

Merek TCI
Nomor CAS 6998-30-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik garam amina yang bersifat higroskopis, ditangani sesuai keterangan pada label kemasan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup sangat rapat

Garam amina umumnya bersifat higroskopis, sehingga wadah harus selalu tertutup sangat rapat dan disimpan di tempat sejuk serta kering, sebaiknya di dalam desikator bila laboratorium berada di daerah dengan kelembapan tinggi seperti kebanyakan wilayah di Indonesia. Buka botol sesingkat mungkin dan gunakan spatula yang benar-benar kering untuk mencegah penggumpalan bahan. Bahan dapat melepaskan bau amina yang menyengat, karena itu penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Jauhkan dari basa kuat yang dapat membebaskan metilamina, serta dari zat pengoksidasi kuat, dan kelola sisa bahan melalui jalur limbah kimia laboratorium.

  • Wang dkk. (2024). Water and methylamine acetate synergistically induced the growth of three primary color luminous MAPbBr n X 3− n @PbX(OH) microwires. CrystEngComm doi:10.1039/d4ce00449c

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.