Monolinuron adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian nutrisi dan biologi sel. Sebagai herbisida sintetis, bahan ini memiliki peran penting dalam mengontrol pertumbuhan gulma di lingkungan pertanian dan ekosistem laboratorium. Dalam konteks penelitian, Monolinuron sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme pertumbuhan tanaman dan respons terhadap lingkungan. Produk ini sangat relevan bagi para peneliti yang ingin mempelajari efek senyawa kimia terhadap metabolisme tanaman.
Monolinuron memiliki sifat kimia stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen, baik dalam bentuk larutan maupun padatan. Karena sifatnya yang tidak beracun secara langsung, senyawa ini juga cocok untuk penelitian yang memerlukan keamanan tinggi. Selain itu, Monolinuron memiliki kemampuan untuk memblokir proses fotosintesis pada tanaman, sehingga menjadi alat yang sangat efektif dalam studi pertanian dan lingkungan.
Di laboratorium Indonesia, Monolinuron digunakan secara luas dalam penelitian pertanian, nutrisi tanaman, dan biologi lingkungan. Banyak institusi riset dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan teknik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan ketersediaan yang stabil, Monolinuron menjadi pilihan utama untuk penelitian yang memerlukan senyawa kimia dengan efek spesifik terhadap tanaman.
Brosur TCI (PDF)
- Agrochemical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-01-08 · hal. 3
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 10
- Penelitian pertanian untuk mengontrol gulma secara efektif
- Studi tentang mekanisme pertumbuhan tanaman dan respons lingkungan
- Eksperimen nutrisi tanaman untuk mengevaluasi efek senyawa kimia
- Pengujian biodegradasi senyawa kimia di lingkungan
- Analisis dampak herbisida terhadap ekosistem pertanian
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1746-81-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan sinar matahari langsung |
Monolinuron harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan panas berlebihan untuk menjaga stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker digunakan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu simpan bahan ini jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Freitag dkk. (1990). Fate of [14C]monolinuron in potatoes and soil under outdoor conditions. Ecotoxicology and Environmental Safety doi:10.1016/0147-6513(90)90005-p
- N�lieu dkk. (2004). Nitrite and nitrate induced photodegradation of monolinuron in aqueous solution. Environmental Chemistry Letters doi:10.1007/s10311-004-0066-7
- Zouaghi dkk. (2011). Sonochemical and sonocatalytic degradation of monolinuron in water. Ultrasonics Sonochemistry doi:10.1016/j.ultsonch.2011.03.008
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

