Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1746-81-2

Monolinuron TCI M3269

Monolinuron TCI M3269

Identitas Kimia

No. CAS
1746-81-2
PubChem
CID 15629·SID 468592374
Rumus molekul
C9H11ClN2O2
Berat molekul
214.65 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(4-chlorophenyl)-1-methoxy-1-methylurea
SMILES
CN(C(=O)NC1=CC=C(C=C1)Cl)OC
InChIKey
LKJPSUCKSLORMF-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Monolinuron adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian nutrisi dan biologi sel. Sebagai herbisida sintetis, bahan ini memiliki peran penting dalam mengontrol pertumbuhan gulma di lingkungan pertanian dan ekosistem laboratorium. Dalam konteks penelitian, Monolinuron sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme pertumbuhan tanaman dan respons terhadap lingkungan. Produk ini sangat relevan bagi para peneliti yang ingin mempelajari efek senyawa kimia terhadap metabolisme tanaman.

Monolinuron memiliki sifat kimia stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen, baik dalam bentuk larutan maupun padatan. Karena sifatnya yang tidak beracun secara langsung, senyawa ini juga cocok untuk penelitian yang memerlukan keamanan tinggi. Selain itu, Monolinuron memiliki kemampuan untuk memblokir proses fotosintesis pada tanaman, sehingga menjadi alat yang sangat efektif dalam studi pertanian dan lingkungan.

Di laboratorium Indonesia, Monolinuron digunakan secara luas dalam penelitian pertanian, nutrisi tanaman, dan biologi lingkungan. Banyak institusi riset dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan teknik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan ketersediaan yang stabil, Monolinuron menjadi pilihan utama untuk penelitian yang memerlukan senyawa kimia dengan efek spesifik terhadap tanaman.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian pertanian untuk mengontrol gulma secara efektif
  • Studi tentang mekanisme pertumbuhan tanaman dan respons lingkungan
  • Eksperimen nutrisi tanaman untuk mengevaluasi efek senyawa kimia
  • Pengujian biodegradasi senyawa kimia di lingkungan
  • Analisis dampak herbisida terhadap ekosistem pertanian

Merek TCI
Nomor CAS 1746-81-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Biology > Nutrition Research
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padatan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan sinar matahari langsung

Monolinuron harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan panas berlebihan untuk menjaga stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker digunakan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu simpan bahan ini jauh dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.

  • Freitag dkk. (1990). Fate of [14C]monolinuron in potatoes and soil under outdoor conditions. Ecotoxicology and Environmental Safety doi:10.1016/0147-6513(90)90005-p
  • N�lieu dkk. (2004). Nitrite and nitrate induced photodegradation of monolinuron in aqueous solution. Environmental Chemistry Letters doi:10.1007/s10311-004-0066-7
  • Zouaghi dkk. (2011). Sonochemical and sonocatalytic degradation of monolinuron in water. Ultrasonics Sonochemistry doi:10.1016/j.ultsonch.2011.03.008

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.