Moguisteine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan efek senyawa tertentu terhadap sistem biologis, termasuk pengaruhnya terhadap metabolisme atau respons fisiologis. Dalam laboratorium, Moguisteine digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam uji aktivitas biologis.
Moguisteine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai substrat dalam kondisi tertentu. Karena sifat ini, bahan ini dipilih untuk eksperimen yang memerlukan reaksi kimia yang terkendali. Selain itu, Moguisteine memiliki kemurnian tinggi dan konsistensi yang baik, sehingga memastikan hasil penelitian yang akurat dan dapat diulang.
Di laboratorium Indonesia, Moguisteine digunakan dalam penelitian terapan seperti pengembangan obat baru, uji toksisitas, dan studi efek farmakologis. Bahan ini juga sering dipakai dalam penelitian biomedis yang melibatkan interaksi senyawa dengan sel atau jaringan. Penggunaannya memerlukan kehati-hatian dan pemahaman yang mendalam tentang sifat kimia dan reaksi yang mungkin terjadi.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 46
- Uji aktivitas farmakologis untuk mengevaluasi efek senyawa pada sistem biologis
- Penelitian tentang mekanisme metabolisme dan interaksi senyawa dalam tubuh
- Pengembangan obat baru melalui sintesis senyawa aktif
- Eksperimen toksisitas untuk menilai dampak senyawa terhadap organisme
- Studi tentang efek senyawa pada respons fisiologis dan patofisiologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 119637-67-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Moguisteine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk menjaga kualitas bahan. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- De Angelis (1991). Moguisteine < Rec INN >. Drugs of the Future doi:10.1358/dof.1991.016.07.142554
- Morita dkk. (2000). Involvement of ATP-sensitive potassium channels in the antitussive effect of moguisteine. Japanese Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0021-5198(19)47918-3
- Morita dkk. (2000). Involvement of ATP-sensitive K+ channels in the anti-tussive effect of moguisteine. European Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0014-2999(00)00197-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

