1-Methyl-D-tryptophan adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia biologis dan peptida. Senyawa ini merupakan analog dari asam amino tryptophan, dengan perubahan struktur pada posisi metil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk peptida dan senyawa bioaktif. Karena struktur kimianya yang unik, 1-Methyl-D-tryptophan memiliki potensi dalam studi tentang mekanisme aktivitas biologis dan interaksi molekuler.
1-Methyl-D-tryptophan memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan pemrosesan di laboratorium. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat tersebut, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk aplikasi yang membutuhkan presisi dan konsistensi dalam sintesis.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 1-Methyl-D-tryptophan menjadi bahan yang relevan untuk penelitian di bidang farmakologi, biokimia, dan kimia medis. Senyawa ini juga digunakan dalam pengembangan obat baru dan studi tentang efek biologis senyawa organik. Karena kebutuhan penelitian yang terus berkembang, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh institusi penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Amino Acids and Peptide Synthesis Reagents 2025-08-14 · hal. 9
Produk TCI terkait
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Sintesis peptida dan senyawa bioaktif
- Analisis interaksi molekuler dalam sistem biologis
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur kimia
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 110117-83-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil juga dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan bahwa wadah tidak terbuka terlalu lama untuk menghindari kontaminasi atau penurunan kualitas. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani senyawa ini.
- Rutherfurd dkk. (2015). The stability of tryptophan, 5-methyl-tryptophan and α-methyl-tryptophan during NaOH hydrolysis of selected foods. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2015.05.016
- Bech-Andersen (1991). Determination of Tryptophan with HPLC after Alkaline Hydrolysis in Autoclave using α-methyl-tryptophan as Internal Standard. Acta Agriculturae Scandinavica doi:10.1080/00015129109439913
- Muller dkk. (2007). Differential targeting of tryptophan catabolism in tumors and in tumor-draining lymph nodes by stereoisomers of the IDO inhibitor 1-methyl-tryptophan. International Congress Series doi:10.1016/j.ics.2007.07.042
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
