Metalaxyl adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan biologi sel. Bahan ini memiliki peran penting dalam studi nutrisi dan pengembangan nutrisi untuk berbagai jenis sel. Metalaxyl sering digunakan sebagai bahan aktif dalam penelitian yang berkaitan dengan pertumbuhan dan metabolisme sel. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menguji efek nutrisi terhadap aktivitas sel, termasuk dalam penelitian tentang pertumbuhan mikroba dan sel hewan.
Metalaxyl memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Sifat ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologi. Selain itu, Metalaxyl juga memiliki daya reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk reaksi kimia tertentu yang memerlukan aktivasi molekuler. Karena sifat ini, senyawa ini sering dipilih dalam penelitian yang membutuhkan reaksi kimia yang spesifik.
Di laboratorium Indonesia, Metalaxyl digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan dan nutrisi. Bahan ini menjadi pilihan utama untuk peneliti yang ingin memahami interaksi antara nutrisi dan pertumbuhan sel. Dengan ketersediaan yang cukup, Metalaxyl menjadi bahan yang relevan dalam penelitian lokal yang berkembang di bidang biologi sel dan nutrisi.
- Penelitian nutrisi untuk menguji dampak nutrisi pada pertumbuhan sel
- Eksperimen biologi sel untuk memahami mekanisme aktivasi sel
- Pengujian efek senyawa kimia pada pertumbuhan mikroba
- Studi metabolisme sel untuk mengevaluasi respons terhadap nutrisi
- Penelitian pertanian untuk mengeksplorasi penggunaan nutrisi dalam pertumbuhan tanaman
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 57837-19-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Metalaxyl harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain tanpa penelitian terlebih dahulu. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Pavelková dkk. (2014). Efficacy of fosetyl-Al, propamocarb, dimethomorph, cymoxanil, metalaxyl and metalaxyl-M in Czech Pseudoperonospora cubensis populations during the years 2005 through 2010. Crop Protection doi:10.1016/j.cropro.2014.02.006
- Ferrin (1992). Effect of Metalaxyl on Sporulation and Growth of Metalaxyl-Resistant and Metalaxyl-Sensitive Isolates ofPhytophthora parasiticaIn Vitro. Plant Disease doi:10.1094/pd-76-0492
- Kadish (1992). Overseasoning of Metalaxyl-Sensitive and Metalaxyl-Resistant Isolates ofPhytophthora infestansin Potato Tubers. Phytopathology doi:10.1094/phyto-82-887
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

