4-(Methoxycarbonyl)cubane-1-carboxylic Acid adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam sintesis molekul organik yang memiliki struktur unik. Bahan ini memiliki struktur kuban yang merupakan bentuk polisiklik dengan empat atom karbon yang terhubung secara tetrahedral, memberikan sifat reaktif yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri.
Karena struktur kuban yang kompleks, senyawa ini memiliki stabilitas dan reaktivitas yang berbeda dibandingkan senyawa biasa. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul kompleks. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, memudahkan proses pemrosesan dan pemanfaatan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmu kimia dan farmasi. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaan senyawa ini mendukung kegiatan penelitian lokal yang berkualitas.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian farmasi
- Pengembangan bahan kimia dengan aktivitas biologis tertentu
- Studi struktur molekul untuk memahami reaktivitas kimia
- Pemanfaatan dalam penelitian material baru dengan sifat khusus
- Pengujian reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24539-28-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk menjaga stabilitas senyawa. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.
—
