Mirabegron, dengan nomor CAS 223673-61-8, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis terutama dalam bidang ilmu kesehatan dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan sistem urinari, karena kemampuannya untuk memengaruhi reseptor muskarinik. Mirabegron digunakan sebagai bahan baku atau reagen dalam pengembangan obat dan uji klinis, serta dalam penelitian tentang efek farmakologis pada organ-organ dalam tubuh manusia.
Mirabegron memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, sehingga memungkinkan peneliti untuk menguji interaksinya dengan berbagai protein dan enzim. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Mirabegron cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam penelitian laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Mirabegron sering digunakan dalam penelitian terkait penyakit saluran kemih, seperti infeksi atau gangguan fungsi ginjal. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang mengarah pada pengembangan terapi baru untuk penyakit kronis.
- Penelitian tentang efek farmakologis pada sistem urinari
- Uji klinis awal untuk pengembangan obat baru
- Analisis interaksi molekuler dalam penelitian farmasi
- Pengujian toksisitas pada model organ in vitro
- Pengembangan metode deteksi dan identifikasi senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 223673-61-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Mirabegron harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- (2013). Consultations: Mirabegron. The Pharmaceutical Journal doi:10.1211/pj.2013.11118226
- Kim dkk. (2023). Improved Pharmacokinetic Feasibilities of Mirabegron-1,2-Ethanedisulfonic Acid, Mirabegron-1,5-Naphthalenedisulfonic Acid, and Mirabegron-L-Pyroglutamic Acid as Co-Amorphous Dispersions in Rats and Mice. Pharmaceutics doi:10.3390/pharmaceutics15092277
- Pansota (2024). COMPARATIVE EFFECTS OF MIRABEGRON AND SOLIFENACIN COMBINATION VERSUS MIRABEGRON MONOTHERAPY FOR OVERACTIVE BLADDER IN WOMEN. Journal of Population Therapeutics and Clinical Pharmacology doi:10.53555/frxk5577
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
