(3-Methyloxetan-3-yl)methanamine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu. Senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri.
Karena struktur kimianya yang unik, (3-Methyloxetan-3-yl)methanamine memiliki sifat reaktivitas tinggi yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Senyawa ini juga memiliki stabilitas tertentu dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas biologis tertentu. Karena keunikannya, senyawa ini menjadi bagian penting dalam berbagai proyek penelitian di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Pengembangan senyawa farmakologis yang membutuhkan struktur heterosiklik kompleks
- Sintesis senyawa dengan aktivitas antimitotik atau antioksidan
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa heterosiklik dalam reaksi kimia organik
- Pengujian keterikatan molekul dalam proses pengikatan protein
- Pemrosesan senyawa untuk aplikasi dalam bidang material kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 153209-97-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
—
