1-Isopropylcyclopentyl Methacrylate adalah sebuah monomer organik yang digunakan dalam berbagai reaksi polimerisasi untuk menghasilkan polimer dengan sifat tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian material ilmiah, terutama dalam pengembangan polimer yang memiliki struktur kompleks dan sifat mekanik yang unik. Sebagai monomer, ia berperan sebagai bahan dasar yang dapat diubah menjadi polimer melalui proses seperti polimerisasi radikal bebas atau polimerisasi termoplastik.
Bahan ini memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktif, yang memungkinkannya berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks. Stabilisasi dengan MEHQ (methyl ethyl glycol hydroquinone) membuatnya lebih tahan terhadap oksidasi dan degradasi selama penyimpanan. Sifat ini menjadikannya pilihan yang baik untuk penelitian yang membutuhkan konsistensi dan stabilitas kimia selama proses eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, bahan ini sangat relevan untuk penelitian di bidang material ilmiah, kimia, dan teknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk pengembangan polimer baru, modifikasi bahan, dan studi sifat mekanik dan termal dari polimer yang dihasilkan.
- Pengembangan polimer dengan struktur kompleks untuk aplikasi industri
- Penelitian sifat mekanik dan termal dari polimer baru
- Modifikasi bahan polimer untuk meningkatkan kinerja material
- Studi reaksi polimerisasi radikal bebas dalam lingkungan laboratorium
- Pengujian kinerja polimer dalam kondisi lingkungan yang berubah
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1149760-04-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk serbuk atau cair tergantung pada kemasan) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan sumber panas. Simpan di suhu ruangan yang stabil dan kering untuk memastikan kualitas bahan tetap terjaga. Karena merupakan bahan kimia, penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan penggunaan dilakukan oleh personel yang terlatih dan memahami sifat bahan ini.
—
