5-Methyl-L-tryptophan adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam bidang peptida dan sintesis molekul organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang mirip dengan tryptophan, tetapi dengan modifikasi pada posisi metil, sehingga memberikan sifat unik yang memungkinkan aplikasi lebih luas dalam penelitian. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aktif biologis, termasuk analog asam amino yang memiliki potensi dalam pengembangan obat atau bahan kimia fungsional.
5-Methyl-L-tryptophan memiliki sifat kimia stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan presisi tinggi. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini membutuhkan pemrosesan yang hati-hati untuk memastikan keakuratan hasil eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian bidang biokimia, farmakologi, dan ilmu material. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis, pengembangan obat, dan studi interaksi molekuler. Karena ketersediaan dan kualitasnya, senyawa ini menjadi pilihan yang sering dipakai oleh para peneliti di berbagai bidang ilmu.
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk pengembangan obat
- Penelitian interaksi molekuler dalam bidang biokimia
- Eksperimen kimia organik untuk studi struktur dan reaktivitas
- Pengujian efek farmakologis analog asam amino
- Pembuatan bahan kimia fungsional untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 154-06-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 250mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
5-Methyl-L-tryptophan harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan penguraian. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi perlu dihindari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan bebas dari kontaminan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan langsung.
- Rutherfurd dkk. (2015). The stability of tryptophan, 5-methyl-tryptophan and α-methyl-tryptophan during NaOH hydrolysis of selected foods. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2015.05.016
- Bech-Andersen (1991). Determination of Tryptophan with HPLC after Alkaline Hydrolysis in Autoclave using α-methyl-tryptophan as Internal Standard. Acta Agriculturae Scandinavica doi:10.1080/00015129109439913
- Muller dkk. (2007). Differential targeting of tryptophan catabolism in tumors and in tumor-draining lymph nodes by stereoisomers of the IDO inhibitor 1-methyl-tryptophan. International Congress Series doi:10.1016/j.ics.2007.07.042
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
