2-(p-Tolyl)acetyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik atau senyawa aromatik. Sebagai suatu klorida asetil, senyawa ini memiliki reaktivitas tinggi dan mudah bereaksi dengan berbagai reaktif seperti amina, alkohol, atau bahan pengaktif lainnya. Karena struktur kimianya yang sederhana namun sangat reaktif, 2-(p-Tolyl)acetyl Chloride menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Senyawa ini juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga dapat digunakan dalam berbagai proses kimia tanpa mudah terdegradasi. Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik. Ketersediaannya yang relatif mudah dan harga yang kompetitif membuatnya menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan pendidikan.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi aromatik dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pembuatan ester dan amida melalui reaksi nucleofilik
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan aktivasi elektrofilik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 35675-44-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Karena sifat reaktif dan kemungkinan berbahaya jika terkena kulit atau mata, penggunaan harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanan terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat basa atau reduktor sangat dianjurkan untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
—
