1-Methyl-L-tryptophan adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam penelitian tentang peptida dan protein. Senyawa ini merupakan analog dari asam amino tryptophan, dengan satu atom metil yang ditambahkan pada posisi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk peptida, analog neurotransmiter, dan senyawa farmakologis. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 1-Methyl-L-tryptophan menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi kimia dan biologi.
1-Methyl-L-tryptophan memiliki struktur molekuler yang jelas dan sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses sintesis dan manipulasi dalam laboratorium. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat dan aseton, yang mempercepat proses reaksi kimia. Keberadaan grup fungional seperti amina dan karbonil memberikan fleksibilitas dalam reaksi kimia dan reaksi substitusi. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk penggunaan dalam penelitian biokimia dan sintesis senyawa organik.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 1-Methyl-L-tryptophan digunakan oleh peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian, termasuk universitas dan lembaga riset. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian tentang mekanisme aksi senyawa farmakologis, modifikasi peptida, dan studi tentang interaksi molekuler. Ketersediaan bahan ini mendukung kegiatan penelitian yang berkualitas di Indonesia, terutama dalam bidang kimia dan biologi molekuler.
Brosur TCI (PDF)
- Amino Acids and Peptide Synthesis Reagents 2025-08-14 · hal. 9
Produk TCI terkait
- Penelitian tentang sintesis peptida dan analog neurotransmiter karena kemampuannya untuk berikatan dengan residu asam amino lainnya.
- Pengembangan senyawa farmakologis yang memanfaatkan sifat kimia dan struktur molekulnya untuk aktivitas biologis spesifik.
- Eksperimen biokimia yang memerlukan modifikasi struktur molekul untuk memahami mekanisme reaksi enzimatik.
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem biologis, seperti pengikatan reseptor protein.
- Pengujian aktivitas antioksidan dan efek farmakologis senyawa organik kompleks dalam lingkungan laboratorium.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21339-55-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan. |
1-Methyl-L-tryptophan harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, dalam kondisi kering dan sejuk. Wadah harus ditutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan yang dapat mengurangi kualitas bahan. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selama penyimpanan, pastikan tidak terpapar cahaya matahari langsung atau sumber panas. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi untuk mencegah risiko kesehatan.
- Rutherfurd dkk. (2015). The stability of tryptophan, 5-methyl-tryptophan and α-methyl-tryptophan during NaOH hydrolysis of selected foods. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2015.05.016
- Bech-Andersen (1991). Determination of Tryptophan with HPLC after Alkaline Hydrolysis in Autoclave using α-methyl-tryptophan as Internal Standard. Acta Agriculturae Scandinavica doi:10.1080/00015129109439913
- Muller dkk. (2007). Differential targeting of tryptophan catabolism in tumors and in tumor-draining lymph nodes by stereoisomers of the IDO inhibitor 1-methyl-tryptophan. International Congress Series doi:10.1016/j.ics.2007.07.042
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
