Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3245-38-3

Methyl Desoxycholate TCI M3904

Methyl Desoxycholate TCI M3904

Identitas Kimia

No. CAS
3245-38-3
Kemurnian
>90.0%(HPLC)(qN
Harga reguler Rp 2.889.600,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.889.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M3904 Methyl Desoxycholate adalah ester metil dari asam deoksikolat, sebuah asam empedu sekunder yang tergolong dalam kelompok senyawa steroid alami. Senyawa ini memiliki kerangka steroid tetrasiklik dengan dua gugus hidroksil dan rantai samping yang telah diesterifikasi menjadi ester metil. Dalam kegiatan laboratorium, bahan ini berperan sebagai reagen biokimia, bahan pembanding dalam analisis asam empedu, serta bahan awal untuk sintesis turunan steroid. Esterifikasi gugus karboksilat membuat molekul lebih mudah ditangani pada berbagai prosedur kimia organik dibandingkan bentuk asam bebasnya.

Karakteristik utama yang membuatnya dipilih adalah kombinasi sifat amfifilik khas asam empedu dengan reaktivitas gugus hidroksil yang masih bebas. Permukaan molekulnya terbagi menjadi sisi hidrofobik dan sisi hidrofilik, sehingga turunan asam empedu semacam ini banyak diteliti sebagai pembentuk agregat, gelator organik, dan kerangka dasar reseptor supramolekul. Pengubahan gugus asam menjadi ester metil meningkatkan kelarutan dalam pelarut organik dan sekaligus melindungi gugus karboksilat selama tahap reaksi lain berlangsung. Wujudnya berupa padatan pada suhu ruang, dan sebagai bahan turunan alami, kemurnian serta konsistensi antarbatch menjadi pertimbangan penting bagi peneliti.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, senyawa golongan asam empedu lazim digunakan pada penelitian farmasi, bioteknologi, dan kimia bahan alam, termasuk kajian penghantaran obat serta analisis metabolit. Kemasan 200 miligram dan 1 gram memberi keleluasaan bagi laboratorium untuk memilih ukuran sesuai tahapan penelitian, mulai dari uji pendahuluan hingga sintesis skala kecil. Pilihan ukuran kecil juga membantu menjaga mutu bahan karena masa pemakaian menjadi lebih singkat setelah wadah pertama kali dibuka.

  • Bahan awal sintesis turunan steroid: gugus hidroksil bebas pada kerangka steroid dapat dimodifikasi lebih lanjut sementara gugus ester melindungi posisi karboksilat.
  • Penelitian kimia supramolekul: sifat amfifilik asam empedu mendukung pembentukan gel organik, agregat, dan struktur inang-tamu yang banyak dikaji peneliti material.
  • Senyawa pembanding analisis: berguna sebagai standar kerja pada pengembangan metode kromatografi untuk memisahkan dan mengidentifikasi turunan asam empedu.
  • Kajian penghantaran obat: kerangka asam empedu diteliti sebagai pembawa molekul aktif karena sifat permukaannya membantu interaksi dengan membran biologis.
  • Studi biokimia metabolisme lipid: dipakai sebagai bahan acuan dalam penelitian yang menelusuri jalur pembentukan serta transformasi asam empedu.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 3245-38-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids
Ukuran kemasan 200 mg dan 1 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat sesuai keterangan label pemasok

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Sebagai reagen biokimia, bahan ini sebaiknya dijauhkan dari kelembapan agar tidak terjadi penggumpalan maupun penurunan mutu selama penyimpanan. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka apabila disimpan pada kondisi dingin, sehingga uap air tidak mengembun di dalam kemasan. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali pengambilan, serta hindari mengembalikan sisa bahan ke wadah asal. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta bekerja di ruang berventilasi baik. Rujuk selalu lembar data keselamatan bahan dari pemasok.

—