TCI

CAS 1175365-43-1

Methyl 1-Acetyl-3-(ethoxyphenylmethylene)-2,3-dihydro-2-oxo-1H-indole-6-carboxylate TCI M3923

Methyl 1-Acetyl-3-(ethoxyphenylmethylene)-2,3-dihydro-2-oxo-1H-indole-6-carboxylate TCI M3923

Identitas Kimia

No. CAS
1175365-43-1
Kemurnian
>95.0%(HPLC)(qN
Harga reguler Rp 4.771.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.771.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methyl 1-Acetyl-3-(ethoxyphenylmethylene)-2,3-dihydro-2-oxo-1H-indole-6-carboxylate dari TCI adalah senyawa organik sintetis berbasis kerangka oksindol (2-oksoindolin) yang diposisikan untuk kebutuhan riset kimia medisinal, khususnya jalur pengembangan penghambat kinase pada penelitian kanker. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai blok bangunan lanjutan: peneliti tidak perlu lagi membangun inti oksindol dari bahan dasar sederhana, melainkan langsung memakai kerangka yang telah membawa gugus asetil pada atom nitrogen, gugus ester metil pada posisi enam, serta gugus etoksi(fenil)metilen pada posisi tiga yang siap direaksikan lebih lanjut. Kehadiran bahan antara semacam ini memangkas jumlah tahap sintesis sekaligus menurunkan risiko kegagalan pada rute panjang.

Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih terletak pada gugus etoksimetilen terkonjugasi di posisi tiga. Gugus etoksi pada posisi tersebut bersifat mudah tersubstitusi oleh nukleofil, terutama amina primer dan sekunder, sehingga reaksi kondensasi dapat berlangsung terarah menghasilkan turunan aminometilen-oksindol dengan variasi substituen yang luas. Sistem terkonjugasi antara cincin indolinon, ikatan rangkap eksosiklik, dan cincin fenil juga memberi kestabilan elektronik yang memadai untuk penanganan rutin di meja kerja. Sementara itu gugus asetil pada nitrogen indol berfungsi sebagai pelindung yang dapat dilepas pada tahap akhir, dan ester metil menyediakan titik modifikasi lanjutan melalui hidrolisis maupun amidasi.

Bagi laboratorium di Indonesia, senyawa ini umumnya digunakan pada kelompok riset kimia organik sintesis, farmasi, dan bioteknologi di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang menggarap tema penemuan obat antikanker. Kemasan berukuran kecil sangat sesuai dengan pola kerja riset skala laboratorium di Tanah Air yang umumnya berjalan pada skala miligram sampai beberapa ratus miligram, mengikuti siklus pendanaan hibah tahunan. Dengan begitu, peneliti dapat menjalankan optimasi kondisi reaksi dan penapisan turunan tanpa perlu mengadakan bahan dalam jumlah besar.

  • Sintesis turunan aminometilen-oksindol, karena gugus etoksi pada posisi tiga mudah digantikan amina sehingga pustaka senyawa dapat dibangun secara cepat dan sistematis.
  • Riset penghambat kinase, sebab kerangka oksindol dikenal luas sebagai inti farmakofor yang mampu berinteraksi dengan kantong pengikat adenosina trifosfat pada berbagai enzim kinase.
  • Studi hubungan struktur dan aktivitas, karena tersedianya dua titik modifikasi berbeda memungkinkan peneliti menelaah pengaruh masing-masing substituen terhadap aktivitas biologis secara terpisah.
  • Penyediaan bahan antara pada rute sintesis bertahap, mengingat pemakaiannya memangkas beberapa langkah awal yang biasanya memakan waktu, reagen, dan tenaga kerja laboratorium.
  • Bahan rujukan untuk analisis kromatografi dan spektroskopi, karena strukturnya yang terdefinisi jelas membantu peneliti memastikan identitas produk antara pada setiap tahap reaksi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1175365-43-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Cell Biology > Cancer Research
Ukuran kemasan 250 mg
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang; rincian rinci mengikuti label dan sertifikat analisis kemasan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran pada label

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya langsung, dan ikuti anjuran suhu penyimpanan yang tertera pada label kemasan. Karena kemasan berukuran kecil, penimbangan sebaiknya dilakukan dengan neraca analitik di dalam lemari asam untuk mencegah terhirupnya serbuk halus. Gunakan spatula kering agar tidak terjadi kontaminasi silang maupun penyerapan uap air. Kenakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pengaman selama penanganan. Tutup kembali wadah segera setelah pengambilan, dan bila diperlukan simpan dalam desikator. Perlakukan sebagai bahan riset yang belum dikaji lengkap sifat toksikologinya, serta buang sisa dan limbahnya melalui jalur limbah kimia laboratorium.

—