4-Methyl-2-nitroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks lainnya, seperti obat-obatan, bahan kimia industri, atau senyawa fungsi spesifik. Sebagai building block kimia, senyawa ini memainkan peran penting dalam membangun struktur molekuler yang lebih kompleks. 4-Methyl-2-nitroaniline memiliki struktur aromatik dengan gugus nitro dan metil yang memberikan sifat reaktif dan kestabilan tertentu. Karena struktur kimianya yang sederhana namun sangat fleksibel, senyawa ini bisa diubah menjadi berbagai produk kimia lain melalui reaksi substitusi, reduksi, atau reaksi Friedel-Crafts. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemasan yang praktis membuatnya mudah digunakan dalam berbagai skala eksperimen. Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni maupun terapan. Banyak institusi pendidikan dan lembaga penelitian mengandalkan bahan ini untuk eksperimen sintesis, karakterisasi senyawa, dan pengembangan produk kimia baru. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai bidang ilmu kimia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Reaksi substitusi nitro pada struktur anilina untuk menghasilkan senyawa baru
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk produksi obat-obatan dan bahan kimia industri
- Eksperimen karakterisasi senyawa melalui teknik spektroskopi dan kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 89-62-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Methyl-2-nitroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang cukup stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, atau pernapasan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja dilengkapi alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia yang sangat reaktif atau mudah terbakar.
—
