2-Methyl-5-nitroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen nitro dan metil, sehingga memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis seperti reduksi, substitusi, dan reaksi nucleofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, bahan kimia industri, dan senyawa fungsi tertentu.
Karakteristik utama dari 2-Methyl-5-nitroaniline termasuk kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, serta stabilitas dalam kondisi tertentu. Senyawa ini juga memiliki sifat reaktif yang memungkinkan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk mencegah reaksi tidak diinginkan atau kebocoran.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan bahan kimia, dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan senyawa ini untuk proyek mereka, terutama dalam bidang farmasi dan kimia industri. Dengan ketersediaan yang cukup, senyawa ini menjadi pilihan yang praktis dan efektif untuk kebutuhan laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa obat yang memerlukan struktur aromatik dan substituen nitro
- Pengembangan bahan kimia industri yang membutuhkan reaktivitas tinggi
- Penelitian tentang reaksi kimia organik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan senyawa fungsi tertentu untuk aplikasi material
- Uji kelayakan bahan baku dalam proses sintesis kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99-55-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta cahaya langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan jauh dari bahan kimia yang tidak kompatibel.
—
