2,5-Norbornadiene (stabilized with BHT) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur siklik yang unik dan sangat stabil, sehingga menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi laboratorium. Dalam lingkungan laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya.
Karena telah ditambahkan stabilisator BHT, senyawa ini memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap oksidasi dan degradasi, sehingga memperpanjang masa simpan dan meminimalkan risiko reaksi tidak terduga. Sifat kimia dan fisika yang konsisten membuatnya menjadi bahan yang sangat andal untuk digunakan dalam berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa baru dan modifikasi struktur molekul. Dengan ketersediaan yang stabil dan kualitas yang terjamin, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Pembuatan senyawa organik kompleks dalam penelitian material baru
- Reaksi kimia untuk modifikasi struktur molekul dalam bidang farmasi
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi proses
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa siklik dalam bidang ilmu material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 121-46-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber cahaya langsung dan panas. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, untuk mencegah reaksi kimia dengan wadah. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta memastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah paparan berlebihan.
—
