TCI N0347 1182-66-7 Cholesterol Pelargonate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang material ilmu dan teknologi. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang membuatnya cocok untuk penelitian dalam bidang cairan kristal (LC) dan material elektronik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai komponen dalam formulasi material dengan sifat optik tertentu.
Cholesterol Pelargonate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai senyawa lain dalam kondisi tertentu. Karena sifat ini, bahan ini sangat diminati dalam penelitian yang membutuhkan kestabilan kimia dan reaktivitas terkendali. Selain itu, bahan ini memiliki titik leleh dan kelarutan yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai metode sintesis dan karakterisasi.
Di laboratorium Indonesia, Cholesterol Pelargonate sering digunakan dalam penelitian bidang material ilmu, terutama dalam pengembangan material elektronik dan cairan kristal. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang membutuhkan senyawa dengan sifat tertentu.
- Pemrosesan material elektronik untuk pengembangan komponen optik dan display
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik dan material
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia cairan kristal untuk aplikasi teknologi
- Pengujian karakteristik material untuk pengembangan bahan baru dengan sifat unik
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem material komposit
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1182-66-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Liquid Crystal (LC) Materials |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk atau kristal) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Cholesterol Pelargonate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Penyimpanan di suhu ruang yang stabil dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas bahan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan penanganan hati-hati.
—
