5-Methyl-2-nitrobenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik yang sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang dapat bereaksi dengan berbagai reagen untuk menghasilkan senyawa target yang diinginkan.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 5-Methyl-2-nitrobenzoic Acid sering dipilih dalam berbagai eksperimen kimia. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan isolasi produk akhir. Sifat kimianya yang dapat diprediksi juga membuatnya menjadi pilihan yang aman dan efisien dalam eksperimen laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas di berbagai institusi penelitian dan pendidikan. Banyak peneliti dan mahasiswa menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa organik, analisis kimia, serta pengembangan produk kimia baru. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik membuat senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai laboratorium di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya untuk bereaksi dalam berbagai kondisi kimia
- Analisis kimia untuk mengidentifikasi struktur molekul melalui reaksi tertentu
- Pengembangan produk kimia baru dalam industri farmasi dan material
- Eksperimen pendidikan untuk memahami reaksi substitusi dan oksidasi
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa aromatik dan substituennya
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3113-72-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penanganan sebaiknya dilakukan dalam lingkungan yang sejuk dan kering. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus dihindari dari kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya lainnya. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah senyawa ini.
—
