TCI N0568 6008-36-2 Nonanophenone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori bahan pembangun (building blocks) kimia, khususnya untuk senyawa non-heterosiklik. Nonanophenone memiliki struktur molekul yang kompleks dan dapat digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa lain yang lebih kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam proses modifikasi struktur molekul atau pengembangan senyawa baru.
Nonanophenone memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap reaksi oksidasi dan reaksi kimia lainnya. Karena struktur molekulnya yang khas, senyawa ini memiliki keunggulan dalam reaktivitas yang dapat diatur melalui kondisi reaksi tertentu. Karakteristik ini membuat Nonanophenone menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi substitusi dan reaksi pereduksian.
Di laboratorium Indonesia, Nonanophenone digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah dan pendidikan. Bahan ini sering diaplikasikan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan industri bahan kimia. Karena kegunaannya yang luas dan kestabilan struktur molekulnya, Nonanophenone menjadi salah satu bahan yang penting dalam pengembangan senyawa baru dan penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks dalam penelitian kimia
- Pengembangan obat dan senyawa farmakologis di laboratorium farmasi
- Modifikasi struktur molekul untuk aplikasi industri kimia
- Reaksi substitusi dan reaksi pereduksian dalam kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa non-heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6008-36-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Nonanophenone harus disimpan dalam wadah tertutup dan dalam kondisi kering serta sejuk. Bahan ini sangat sensitif terhadap oksidasi, sehingga harus dihindari paparan udara dan cahaya langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah wajib dilakukan untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
