Naphtho[2,3-a]pyrene adalah senyawa organik yang termasuk dalam kategori polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs). Senyawa ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia untuk mempelajari reaktivitas dan struktur molekul kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik lainnya, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Naphtho[2,3-a]pyrene juga digunakan untuk studi lingkungan, terutama dalam analisis kualitas udara dan air, karena senyawa ini sering ditemukan sebagai polutan.
Naphtho[2,3-a]pyrene memiliki struktur aromatik yang stabil dan memiliki titik leleh tinggi, sehingga memudahkan dalam pemrosesan dan penyimpanan. Senyawa ini juga memiliki sifat non-polar, yang membuatnya cocok untuk digunakan dalam pelarut non-polar seperti kloroform atau heksana. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga digunakan dalam penelitian tentang kestabilan kimia dan reaktivitas dalam kondisi tertentu.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Naphtho[2,3-a]pyrene sering digunakan oleh peneliti kimia dan lingkungan untuk studi lanjutan tentang polutan, sintesis senyawa kompleks, serta pengujian kualitas lingkungan. Produk ini sangat relevan dalam penelitian yang berfokus pada keberlanjutan dan kesehatan lingkungan.
- Analisis polutan udara dan air untuk menilai dampak lingkungan
- Sintesis senyawa organik kompleks dalam reaksi kimia terkendali
- Studi reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
- Pengujian kualitas lingkungan untuk memantau polusi
- Penelitian tentang kestabilan kimia dalam proses industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 196-42-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Naphtho[2,3-a]pyrene harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan suhu tinggi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tidak reaktif. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel, dan harus dihindari penggunaan di area terbuka untuk mencegah pencemaran lingkungan.
—
![196-42-9 Naphtho[2,3-a]pyrene - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510N0599.jpg?v=1767130107&width=1445)