TCI N0813 Nonanoyl Chloride adalah klorida asam dari asam nonanoat (asam pelargonat), yaitu asil klorida alifatik dengan rantai sembilan karbon. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini berfungsi sebagai agen asilasi yang reaktif untuk memasang gugus nonanoil pada alkohol, amina, fenol, maupun senyawa aromatik. Reaksinya umumnya berlangsung cepat pada kondisi ringan, sehingga bahan ini banyak dipilih untuk membuat ester, amida, dan keton berantai alkil sedang. Produk tersebut dibutuhkan dalam riset lipid, surfaktan, dan senyawa bioaktif.
Bahan ini dipilih karena reaktivitas asil kloridanya jauh lebih tinggi daripada asam karboksilat bebas, sehingga pembentukan ikatan ester atau amida tidak memerlukan reagen kopling tambahan. Rantai nonanoilnya memberi keseimbangan sifat lipofilik yang cukup tanpa membuat molekul terlalu panjang. Sifat ini berguna saat peneliti mengatur kelarutan atau interaksi membran suatu senyawa. Contoh yang dikenal adalah pembuatan amida vanilil berantai nonanoil, analog kapsaisin, yang banyak dipelajari dalam riset farmakologi.
Di Indonesia, bahan ini berguna bagi laboratorium kimia organik, farmasi, oleokimia, dan teknologi pangan yang meneliti turunan asam lemak, surfaktan nonionik, atau senyawa aroma dan rasa. Karena Indonesia memiliki industri oleokimia yang besar, riset tentang ester dan amida asam lemak berantai sedang sangat relevan. Kemasan 25g cukup untuk serangkaian reaksi asilasi skala laboratorium.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 7
- Sintesis ester nonanoat: reaksinya yang cepat dengan alkohol dan fenol menghasilkan ester berantai sedang untuk riset aroma, pelumas, dan pelarut khusus.
- Pembuatan amida asam lemak: asilasi amina dengan nonanoyl chloride berlangsung efisien tanpa reagen kopling sehingga cocok untuk menyiapkan analog kapsaisin dan lipoamida.
- Asilasi Friedel-Crafts: dengan katalis asam Lewis, senyawa ini memasang gugus nonanoil pada cincin aromatik untuk menghasilkan aril keton berantai alkil.
- Riset surfaktan dan senyawa amfifilik: rantai sembilan karbonnya memberi bagian hidrofobik yang seimbang ketika digabungkan dengan kepala polar seperti gula atau asam amino.
- Modifikasi permukaan dan polimer: gugus asil klorida dapat bereaksi dengan gugus hidroksil atau amina pada permukaan material untuk meningkatkan sifat hidrofobiknya.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 764-85-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | cairan (rujuk lembar data produk untuk detail) |
| Penyimpanan | wadah kedap udara, tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Nonanoyl chloride sensitif terhadap kelembapan dan bereaksi dengan air menghasilkan asam nonanoat dan gas hidrogen klorida yang korosif. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, sebaiknya di bawah gas inert, di tempat sejuk, kering, dan jauh dari air, alkohol, amina, basa, serta oksidator. Tangani hanya di lemari asam menggunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata goggle, dan jas laboratorium. Gunakan peralatan kaca yang benar-benar kering, dan baca SDS sebelum digunakan.
—

