5-Nitro-1H-indole-2-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang kompleks, terdiri dari cincin indol yang dinitroalkilasi. Senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) untuk sintesis senyawa dengan aktivitas farmakologis atau biokimia.
Karakteristik utama dari 5-Nitro-1H-indole-2-carboxylic Acid adalah struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang tinggi terhadap berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Sifat tersebut memudahkan proses penggunaan dan pemrosesan dalam laboratorium. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam penelitian karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan perguruan tinggi menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa heterosiklik
- Pengujian struktur kimia dalam analisis spektroskopi
- Eksperimen kimia organik untuk pembentukan senyawa kompleks
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16730-20-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
5-Nitro-1H-indole-2-carboxylic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
—
