Nocodazole adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Sebagai inhibitor mikrotubulus, senyawa ini berperan penting dalam menghambat pembentukan mikrotubulus, yang merupakan komponen kritis dari mitosis sel. Dalam laboratorium, Nocodazole sering digunakan untuk mempelajari mekanisme pembelahan sel dan pengaruhnya terhadap berbagai jenis sel. Produk ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan perubahan seluler, terutama dalam studi kanker dan penyakit genetik.
Nocodazole memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis. Selain itu, Nocodazole memiliki kestabilan yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena ketersediaannya yang luas dan kualitasnya yang tinggi, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Di laboratorium Indonesia, Nocodazole digunakan secara luas dalam penelitian yang berkaitan dengan biologi sel dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang melibatkan pertumbuhan sel, penghambatan mitosis, dan studi efek obat. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Nocodazole menjadi bahan yang sangat diminati dan sering dicari oleh para peneliti di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Cell Cycle Analysis Kit without Cell Pre-Fixation 2024-01-25 · hal. 1
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 19
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 19
- Penelitian tentang mekanisme pembelahan sel untuk memahami proses mitosis
- Studi efek Nocodazole terhadap pertumbuhan sel kanker untuk pengembangan terapi obat
- Eksperimen biokimia untuk mengamati interaksi senyawa dengan mikrotubulus
- Pengujian farmakologis untuk mengevaluasi aktivitas obat pada berbagai jenis sel
- Penelitian tentang regulasi siklus sel dan peran mikrotubulus dalam proses tersebut
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 31430-18-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Nocodazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifatnya yang mudah larut dalam pelarut organik, produk ini harus disimpan dalam wadah yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penyimpanan, pastikan bahwa wadah tidak terbuka dan tidak terkena kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- (2006). Impaired Spindle Checkpoint Response of Brca1-deficient Mouse Embryonic Fibroblasts (MEFs) to Nocodazole Treatment. Journal of Life Science doi:10.5352/jls.2006.16.1.012
- Shi dkk. (2006). Phosphorylation of STAT3 Serine-727 by Cyclin-Dependent Kinase 1 Is Critical for Nocodazole-Induced Mitotic Arrest. Biochemistry doi:10.1021/bi052490j
- (2006). Nocodazole. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut987
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- Molecular BiologyGenetic ResearchCRISPR/Cas9 Genome Editing Enhancers
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
