N-Acetylneuraminic Acid Tetramer alpha(2-8) adalah senyawa kimia kompleks yang termasuk dalam kategori glikosains. Senyawa ini digunakan dalam penelitian biokimia, terutama dalam studi struktur dan fungsi glikan yang terkait dengan protein dan lipid. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks lainnya atau sebagai substrat dalam reaksi enzimatik. Karena sifatnya yang spesifik dan kestabilannya dalam kondisi tertentu, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian tentang interaksi molekuler dan pengembangan obat.
N-Acetylneuraminic Acid Tetramer alpha(2-8) memiliki struktur molekuler yang unik, yang terdiri dari empat unit N-Acetylneuraminic Acid yang terhubung melalui ikatan alpha(2-8). Struktur ini memberikan kestabilan dan reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan biokimia. Sifat ini menjadikannya cocok untuk aplikasi yang membutuhkan presisi dan kontrol tinggi dalam sintesis atau analisis molekuler.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan pusat penelitian sering memanfaatkan senyawa ini untuk studi tentang penyakit terkait glikan, seperti penyakit neurodegeneratif dan gangguan imun. Ketersediaan senyawa ini mendukung pengembangan penelitian lokal yang berkualitas tinggi.
- Penelitian tentang struktur dan fungsi glikan dalam protein dan lipid
- Pengembangan obat yang terkait dengan interaksi glikan dan reseptor sel
- Sintesis senyawa kompleks untuk aplikasi farmakologis dan biomedis
- Analisis molekuler dalam studi penyakit neurodegeneratif dan imunologi
- Pengujian aktivitas enzimatik pada reaksi yang melibatkan glikan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 96425-83-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 5mg |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan, serta dalam suhu ruangan yang stabil. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selama penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Senyawa ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi.
- Devi dkk. (1991). Antibodies to poly[(2----8)-alpha-N-acetylneuraminic acid] and poly[(2----9)-alpha-N-acetylneuraminic acid] are elicited by immunization of mice with Escherichia coli K92 conjugates: potential vaccines for groups B and C meningococci and E. coli K1.. Proceedings of the National Academy of Sciences doi:10.1073/pnas.88.16.7175
- Bandgar dkk. (1995). Synthesis of 4-epi-2-deoxy-2-Heq-N-acetylneuraminic acid and 2,4-dideoxy-2-HeqN-acetylneuraminic acid. Carbohydrate Research doi:10.1016/0008-6215(95)00013-j
- HALCOMB dkk. (1995). ChemInform Abstract: Enzymatic Synthesis of 7‐Deoxy‐N‐acetylneuraminic Acid and 7‐O‐Methyl‐ N‐acetylneuraminic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199528228
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
