n-Octylbenzene dari TCI adalah hidrokarbon aromatik yang terdiri atas cincin benzena dengan rantai alkil lurus delapan karbon. Gabungan inti aromatik dan rantai alifatik panjang menjadikannya building block non-heterosiklik yang menarik untuk sintesis senyawa alkilaromatik. Di laboratorium, n-octylbenzene dipakai sebagai prekursor turunan tersubstitusi pada cincin, misalnya melalui sulfonasi, nitrasi, atau halogenasi. Senyawa ini juga berguna sebagai senyawa model untuk mempelajari perilaku alkilbenzena, kelompok senyawa yang penting dalam industri deterjen dan minyak pelumas.
Karakter utama n-octylbenzene adalah sifatnya yang sangat hidrofobik dan stabil secara kimia dalam kondisi biasa. Karena itu senyawa ini sering dimanfaatkan sebagai standar dalam kromatografi fase terbalik dan studi partisi. Cincin benzenanya tetap dapat mengalami substitusi elektrofilik aromatik, dan rantai oktil memengaruhi orientasi serta kelarutan produknya. Sulfonasi n-octylbenzene menghasilkan asam alkilbenzena sulfonat, yang merupakan struktur dasar surfaktan anionik. Dengan demikian senyawa ini relevan untuk penelitian formulasi deterjen maupun kajian lingkungan.
Di Indonesia, n-octylbenzene digunakan di laboratorium kimia organik dan kimia analitik perguruan tinggi, laboratorium pengembangan surfaktan dan deterjen, serta laboratorium lingkungan yang meneliti nasib senyawa hidrokarbon aromatik di air dan tanah. Pilihan kemasan 25mL, 100mL, dan 500mL memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan, mulai dari standar analitik sampai bahan baku sintesis skala gram.
- Sintesis surfaktan alkilbenzena sulfonat: sulfonasi n-octylbenzene menghasilkan model surfaktan anionik yang berguna untuk mempelajari hubungan struktur dan sifat deterjensi.
- Standar kromatografi fase terbalik: sifat hidrofobiknya yang jelas membuat n-octylbenzene cocok untuk menguji retensi dan performa kolom HPLC C18 atau C8.
- Studi koefisien partisi: senyawa ini dipakai sebagai zat acuan hidrofobik dalam penentuan atau validasi metode pengukuran lipofilisitas senyawa organik.
- Substitusi elektrofilik aromatik: n-octylbenzene menjadi substrat untuk mempelajari pengaruh gugus alkil panjang terhadap regioselektivitas nitrasi, halogenasi, dan asilasi Friedel-Crafts.
- Penelitian lingkungan: sebagai model alkilbenzena, senyawa ini membantu kajian biodegradasi, adsorpsi pada tanah, dan perilaku hidrokarbon aromatik di lingkungan perairan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2189-60-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, suhu ruang sejuk, jauh dari oksidator |
Simpan n-octylbenzene dalam wadah kaca atau wadah asli yang tertutup rapat di area sejuk, kering, dan berventilasi baik, terhindar dari sinar matahari langsung, panas, dan oksidator kuat. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan tahan pelarut organik, kacamata pelindung, dan jas laboratorium untuk menghindari kontak dengan kulit dan terhirupnya uap. Tampung limbah di wadah limbah organik nonhalogen dan jangan buang ke saluran air. Rujuk SDS untuk informasi bahaya selengkapnya.
- Kao dkk. (1999). Liquid–liquid equilibria of alkane (C10–C14)+octylbenzene+sulfolane. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/s0378-3812(99)00261-7
- Knapikowski dkk. (1996). Adsorption of sodium octylbenzene-sulfonate at the liquid/air interface. Colloid & Polymer Science doi:10.1007/bf00652469
- Shrestha dkk. (2013). Structure of Nonionic Reverse Micelles in Octylbenzene. Journal of Dispersion Science and Technology doi:10.1080/01932691.2012.683977
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
