Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 286-20-4

1,2-Epoxycyclohexane TCI O0071

1,2-Epoxycyclohexane TCI O0071

Identitas Kimia

No. CAS
286-20-4
PubChem
CID 9246·SID 87574084
Rumus molekul
C6H10O
Berat molekul
98.14 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
7-oxabicyclo[4.1.0]heptane
SMILES
C1CCC2C(C1)O2
InChIKey
ZWAJLVLEBYIOTI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1,2-Epoxycyclohexane dari TCI dengan kode O0071, yang juga dikenal sebagai sikloheksena oksida, adalah epoksida siklik. Molekulnya terdiri dari cincin oksiran beranggota tiga yang menyatu dengan cincin sikloheksana. Karena mengandung cincin beratom oksigen, senyawa ini digolongkan sebagai building block heterosiklik. Di laboratorium, 1,2-Epoxycyclohexane menjadi substrat penting untuk reaksi pembukaan cincin, monomer polimerisasi, dan molekul uji dalam pengembangan katalis.

Senyawa ini dipilih karena cincin epoksidanya sangat tegang, sehingga mudah dibuka oleh berbagai nukleofil seperti amina, alkohol, air, tiol, azida, dan halida. Pembukaan cincin pada sistem sikloheksana ini umumnya menghasilkan produk trans-1,2-disubstitusi dengan stereokimia yang jelas. Molekulnya simetris tetapi berbentuk meso, sehingga menjadi substrat standar untuk menguji desimetrisasi dan pembukaan cincin enansioselektif dengan katalis kiral. Senyawa ini juga dapat berkopolimerisasi dengan karbon dioksida menjadi polikarbonat.

Di Indonesia, 1,2-Epoxycyclohexane berguna untuk kelompok riset katalisis, kimia polimer, dan sintesis organik di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Topik pemanfaatan karbon dioksida menjadi polikarbonat sedang banyak diteliti sebagai bagian dari kimia hijau. Pengujian katalis logam dan organokatalis juga sering memakai substrat ini sebagai pembanding. Pilihan kemasan 25mL, 100mL, dan 500mL memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan skala penelitian.

  • Pembukaan cincin dengan nukleofil: reaksi dengan amina, alkohol, atau azida menghasilkan trans-2-tersubstitusi sikloheksanol, yang berguna sebagai zat antara dan ligan dalam sintesis organik.
  • Uji katalis enansioselektif: sebagai epoksida meso yang simetris, senyawa ini menjadi substrat acuan untuk menilai kinerja katalis kiral dalam desimetrisasi dan pembukaan cincin asimetris.
  • Kopolimerisasi dengan karbon dioksida: bersama katalis logam yang sesuai, epoksida ini membentuk poli(sikloheksena karbonat), topik penting dalam riset pemanfaatan CO2 dan polimer berkelanjutan.
  • Polimerisasi pembukaan cincin: cincin tegangnya dapat dipolimerisasi secara kationik maupun terkoordinasi, sehingga dipakai untuk mengkaji mekanisme dan membuat polieter atau kopolimer.
  • Sintesis amino alkohol dan diol: pembukaan cincin yang terkendali menghasilkan 1,2-amino alkohol atau trans-diol, kerangka yang sering dipakai sebagai zat antara dan ligan dalam katalisis.

Merek TCI (kode produk O0071)
Nomor CAS 286-20-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 100mL, 500mL
Bentuk fisik cairan; lihat Certificate of Analysis untuk rincian kemurnian
Penyimpanan mudah terbakar dan reaktif; simpan tertutup rapat di tempat sejuk, jauh dari api, asam, dan basa kuat; ikuti label dan SDS

1,2-Epoxycyclohexane adalah cairan mudah terbakar. Seperti epoksida pada umumnya, senyawa ini perlu dianggap berbahaya bila terhirup atau terkena kulit. Simpan di lemari bahan mudah terbakar yang sejuk dan berventilasi, dalam botol aslinya yang tertutup rapat. Jauhkan dari asam, basa kuat, dan asam Lewis karena bahan-bahan ini dapat memicu polimerisasi atau pembukaan cincin yang melepaskan panas. Selalu kerjakan di lemari asam, dan pakai sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium.

  • Sabaté dkk. (2006). Studies on the reactivity of cis-3-benzyloxy-1,2-epoxycyclohexane. Arkivoc doi:10.3998/ark.5550190.0008.416
  • Blagoev dkk. (2000). ChemInform Abstract: Lewis Acid Catalyzed Reactions of Thioketones with 1,2‐Epoxycyclohexane and 1,2‐Epoxycyclopentane.. ChemInform doi:10.1002/chin.200012135
  • Kim dkk. (2003). Photopolymerization of 3,4-epoxycyclohexylmethyl-3′,4′-epoxycyclohexane carboxylate and tri (ethylene glycol) methyl vinyl ether. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(03)00573-1

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.