Oxanilide dari TCI adalah N,N'-difeniloksamida, yaitu diamida dari asam oksalat dan anilina. Molekulnya punya inti oksamida yang diapit dua cincin fenil. Senyawa berbentuk padatan ini berperan sebagai building block dan senyawa model di laboratorium kimia organik dan material. Oksanilida serta turunannya dikenal dalam riset penstabil UV dan aditif polimer. Bahan ini juga dipakai sebagai ligan dalam kimia koordinasi dan sebagai bahan awal sintesis turunan anilida serta senyawa heterosiklik tertentu.
Bahan ini dipilih karena strukturnya kaku dan planar, dengan dua gugus amida yang mampu membentuk ikatan hidrogen kuat antarmolekul. Karena itu oksanilida cenderung stabil secara termal, sukar larut dalam banyak pelarut umum, dan mudah membentuk kristal teratur. Gugus N–H dan C=O pada inti oksamida dapat mengikat ion logam melalui berbagai mode koordinasi, sehingga menarik bagi riset kompleks logam. Kerangka oksanilida juga menjadi dasar struktur banyak penyerap UV komersial, sehingga relevan untuk studi fotostabilitas.
Di Indonesia, oksanilida berguna bagi laboratorium riset polimer, plastik, dan pelapis yang mempelajari stabilisasi material terhadap paparan sinar matahari tropis yang intens. Laboratorium kimia anorganik juga memakainya untuk sintesis kompleks logam berbasis ligan oksamida, dan laboratorium kimia organik untuk studi ikatan hidrogen serta kristalografi. Kemasan 25g memadai untuk serangkaian percobaan sintesis dan karakterisasi. Kemasan ini juga praktis bagi laboratorium kampus maupun unit riset industri.
- Riset penstabil UV polimer: kerangka oksanilida mendasari kelas penyerap UV untuk plastik dan pelapis, sehingga senyawa induk ini berguna sebagai pembanding dalam studi fotodegradasi.
- Ligan dalam kimia koordinasi: gugus amida pada inti oksamida dapat terdeprotonasi dan menjembatani dua ion logam, cocok untuk sintesis kompleks dinuklir dan studi magnetisme molekuler.
- Studi ikatan hidrogen dan rekayasa kristal: struktur planar dengan donor dan akseptor ikatan hidrogen yang teratur menjadikannya senyawa model untuk kajian susunan kristal padatan.
- Senyawa antara sintesis organik: oksanilida dapat dimodifikasi melalui substitusi pada cincin aromatik atau reaksi pada gugus amida untuk membuat turunan anilida fungsional dan heterosiklik.
- Standar dan senyawa model analitik: kestabilan dan strukturnya yang terdefinisi baik membuatnya berguna sebagai pembanding dalam analisis spektroskopi IR, NMR, atau analisis termal gugus amida.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 620-81-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung, sesuai label dan SDS |
Simpan Oxanilide dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya matahari langsung dan jauh dari oksidator kuat. Walaupun relatif stabil, bahan ini tetap harus ditangani dengan disiplin laboratorium standar. Timbang di area berventilasi, hindari menghirup debu, dan cegah kontak dengan kulit dan mata. Pakai sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Buang sisa bahan dan limbah sesuai ketentuan pengelolaan limbah kimia laboratorium, dan baca SDS sebelum digunakan.
—
