Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 355-80-6

2,2,3,3,4,4,5,5-Octafluoro-1-pentanol TCI O0114

2,2,3,3,4,4,5,5-Octafluoro-1-pentanol TCI O0114

Identitas Kimia

No. CAS
355-80-6
PubChem
CID 9641·SID 87574120
Rumus molekul
C5H4F8O
Berat molekul
232.07 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,2,3,3,4,4,5,5-octafluoropentan-1-ol
SMILES
C(C(C(C(C(F)F)(F)F)(F)F)(F)F)O
InChIKey
JUGSKHLZINSXPQ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 795.900,00
Harga reguler Rp 556.500,00 Harga obral Rp 795.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,2,3,3,4,4,5,5-Octafluoro-1-pentanol dari TCI adalah alkohol terfluorinasi dengan rantai lima karbon, di mana empat atom karbon membawa atom fluor dan ujung rantainya memiliki gugus hidroksil primer. Senyawa ini termasuk building block terfluorinasi yang penting untuk memperkenalkan segmen perfluoroalkil ke dalam molekul organik maupun polimer. Di laboratorium, bahan ini dipakai untuk sintesis ester, eter, dan monomer terfluorinasi, serta sebagai pelarut khusus yang mampu melarutkan senyawa yang sulit larut dalam pelarut organik biasa.

Karakter utama senyawa ini berasal dari segmen fluorokarbon yang sangat stabil dan menurunkan energi permukaan, sehingga material turunannya cenderung bersifat hidrofobik sekaligus oleofobik. Gugus hidroksil primer tetap reaktif untuk esterifikasi, eterifikasi, dan pembentukan uretan, sehingga rantai terfluorinasi dapat dicangkokkan ke berbagai kerangka molekul. Atom fluor juga meningkatkan keasaman gugus OH dibanding alkohol biasa, yang memengaruhi kemampuan ikatan hidrogennya. Kombinasi ketahanan kimia, stabilitas oksidatif, dan reaktivitas terkontrol inilah yang membuatnya diminati dalam riset material.

Di Indonesia, octafluoro-1-pentanol relevan bagi laboratorium riset material pelapis, polimer fungsional, dan penyimpanan energi, termasuk kelompok yang mengkaji elektrolit baterai litium dengan komponen terfluorinasi. Kemasan 25g, 100g, dan 500g memungkinkan laboratorium memulai dari percobaan sintesis kecil hingga pembuatan monomer atau aditif dalam jumlah lebih besar. Pasokan TCI yang konsisten membantu peneliti mendapatkan karakteristik material yang dapat direproduksi dari batch ke batch.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis akrilat dan metakrilat terfluorinasi: esterifikasi dengan asam akrilat atau metakrilat menghasilkan monomer untuk polimer pelapis dengan energi permukaan rendah dan sifat anti-air.
  • Modifikasi permukaan hidrofobik dan oleofobik: rantai fluorokarbon yang dicangkokkan ke permukaan atau partikel membantu menciptakan lapisan antinoda, antiminyak, dan mudah dibersihkan.
  • Prekursor eter terfluorinasi untuk riset elektrolit: gugus hidroksilnya dapat dieterifikasi menjadi eter terfluorinasi yang dikaji sebagai ko-pelarut atau aditif elektrolit baterai litium.
  • Pelarut khusus untuk senyawa terfluorinasi: kemampuan melarutkan molekul dan polimer yang kaya fluor membuatnya berguna ketika pelarut organik konvensional tidak memberikan kelarutan memadai.
  • Sintesis surfaktan dan uretan terfluorinasi: reaksi dengan isosianat atau reagen lain menghasilkan senyawa aktif permukaan dan poliuretan dengan ketahanan kimia yang lebih baik.

Merek TCI (kode produk O0114)
Nomor CAS 355-80-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik

Octafluoro-1-pentanol sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari logam alkali, basa kuat, dan oksidator. Gunakan wadah kaca atau fluoropolimer yang tahan bahan kimia. Kerjakan di dalam lemari asam untuk menghindari uap, kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Limbah senyawa terfluorinasi harus dipisahkan dan dibuang sesuai aturan pengelolaan limbah laboratorium serta SDS.

—