Trans-2-Octene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis organik sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks. Trans-2-Octene memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam reaksi kimia tertentu, seperti reaksi adisi atau polimerisasi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar dan kompleks.
Trans-2-Octene memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen kimia. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk cair, sehingga mudah dalam penggunaan dan penyimpanan. Keberadaan senyawa ini dalam bentuk cair juga memudahkan dalam proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, trans-2-Octene digunakan secara luas dalam berbagai bidang ilmu seperti kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian dan pengembangan senyawa baru, serta dalam proses pembuatan produk kimia industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dan laboratorium dalam memperoleh bahan yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan baku utama
- Pembuatan senyawa polimer dalam proses polimerisasi katalitik
- Reaksi adisi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur baru
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa alkena dalam kondisi tertentu
- Pengembangan produk kimia industri yang membutuhkan bahan dasar alkena
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13389-42-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Trans-2-Octene harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat volatil, sehingga wadah harus tertutup rapat untuk mencegah penguapan. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—
