Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 10022-28-3

n-Octanal Dimethyl Acetal TCI O0175

n-Octanal Dimethyl Acetal TCI O0175

Identitas Kimia

No. CAS
10022-28-3
PubChem
CID 61431·SID 87574177
Rumus molekul
C10H22O2
Berat molekul
174.28 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,1-dimethoxyoctane
SMILES
CCCCCCCC(OC)OC
InChIKey
BZOOCKAFKVYAOZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.976.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.976.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

n-Octanal Dimethyl Acetal, atau 1,1-dimetoksioktana, adalah bentuk asetal dari aldehida oktanal. Pada senyawa ini, gugus karbonil diubah menjadi karbon yang mengikat dua gugus metoksi. Di katalog TCI, senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik. Di laboratorium, asetal ini dipakai sebagai bentuk oktanal yang terlindungi dan lebih stabil. Ia juga berguna sebagai bahan riset aroma, serta sebagai zat antara untuk sintesis senyawa beratom delapan karbon yang memerlukan gugus aldehida laten.

Bahan ini dipilih karena gugus asetal tahan terhadap basa, nukleofil, reduktor hidrida, dan reagen organologam. Karena itu, bagian molekul lain dapat dimodifikasi tanpa mengganggu gugus aldehida yang dilindungi. Setelah tahapan tersebut, aldehida dapat dilepaskan kembali dengan hidrolisis asam encer. Dibandingkan oktanal bebas, bentuk asetal lebih tahan terhadap oksidasi udara menjadi asam karboksilat. Sifatnya yang lipofilik dan aromanya yang lembut juga menjadikannya menarik dalam kajian komposisi wewangian.

Di Indonesia, n-octanal dimethyl acetal relevan bagi laboratorium kimia organik yang mengajarkan dan meneliti strategi gugus pelindung. Bahan ini juga cocok untuk laboratorium flavor dan fragrance di industri kosmetik, sabun, dan produk rumah tangga yang mengembangkan wewangian berbasis nota sitrus dan aldehidik. Laboratorium analitik dapat memakainya sebagai standar pembanding GC-MS untuk komponen volatil minyak atsiri dan produk olahan.

  • Aldehida terlindungi dalam sintesis multitahap: gugus asetal tahan terhadap basa dan organologam, lalu dapat dihidrolisis kembali menjadi oktanal pada tahap yang diinginkan.
  • Riset flavor dan fragrance: berguna sebagai bahan kajian komposisi wewangian karena memberi nota aldehidik yang lebih lembut dan lebih stabil dibanding oktanal bebas.
  • Standar GC-MS senyawa volatil: dipakai sebagai pembanding identifikasi komponen asetal dan aldehida dalam minyak atsiri, pewangi, dan matriks pangan.
  • Studi kinetika hidrolisis asetal: strukturnya yang sederhana menjadikannya model yang baik untuk mempelajari pengaruh keasaman dan pelarut terhadap laju deproteksi.
  • Reaksi berbasis ion oksokarbenium: dengan asam Lewis, asetal ini dapat membentuk ion oksokarbenium untuk alilasi, sianasi, atau adisi nukleofil lain pada karbon C1.

Merek TCI
Nomor CAS 10022-28-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL
Bentuk fisik cairan (rujuk CoA)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, jauh dari asam dan sumber api

Simpan n-octanal dimethyl acetal dalam botol aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari uap asam, karena asetal mudah terhidrolisis oleh asam dan kelembapan menjadi oktanal dan metanol. Sebagai cairan organik yang dapat terbakar, jauhkan juga dari api terbuka. Takar di lemari asam dengan peralatan kering, dan kenakan sarung tangan nitril serta kacamata pelindung. Tampung limbahnya sebagai limbah pelarut organik sesuai SDS.

  • Api dkk. (2018). RIFM fragrance ingredient safety assessment, octanal dimethyl acetal, CAS Registry Number 10022-28-3. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2018.01.039
  • Api dkk. (2025). Update to RIFM fragrance ingredient safety assessment, octanal dimethyl acetal, CAS Registry Number 10022-28-3. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2025.115555

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.