Octanenitrile dari TCI, yang juga dikenal sebagai heptil sianida atau kaprilonitril, adalah nitril alifatik berkarbon delapan berbentuk cairan. Senyawa ini tergolong building block non-heterosiklik yang sangat berguna, karena gugus nitrilnya bisa diubah menjadi berbagai gugus fungsi lain. Di laboratorium, octanenitrile dipakai sebagai bahan awal untuk membuat amina primer melalui reduksi, asam karboksilat atau amida melalui hidrolisis, dan keton melalui reaksi dengan reagen organologam. Jadi, satu bahan dapat membuka banyak jalur sintesis senyawa beratom karbon delapan.
Peneliti memilih octanenitrile karena gugus nitrilnya cukup stabil selama penyimpanan, tetapi tetap reaktif di bawah kondisi reaksi yang tepat. Rantai alkil lurusnya memberikan sifat lipofilik yang moderat, sehingga produk turunannya mudah diekstraksi dan dimurnikan. Sebagai cairan, bahan ini praktis ditakar secara volumetrik untuk reaksi skala kecil maupun menengah. Octanenitrile juga dapat berperan sebagai senyawa model dalam studi katalisis, misalnya hidrogenasi nitril menjadi amina, karena strukturnya sederhana dan produknya mudah dianalisis dengan kromatografi gas.
Di laboratorium Indonesia, octanenitrile cocok untuk penelitian sintesis organik, pengembangan katalis hidrogenasi, dan pembuatan intermediat surfaktan berbasis amina rantai sedang. Tersedia kemasan 25 mL untuk kebutuhan riset rutin dan 250 mL untuk laboratorium yang memakainya secara berkala atau dalam skala lebih besar. Karena itu, bahan ini fleksibel bagi kampus, lembaga riset, maupun laboratorium pengembangan produk di industri.
- Sintesis oktilamina melalui reduksi: nitril dapat direduksi dengan hidrida logam atau hidrogenasi katalitik menjadi amina primer, yang merupakan intermediat penting untuk surfaktan dan senyawa aktif.
- Hidrolisis menjadi asam oktanoat atau amida: dalam kondisi asam atau basa, gugus nitril berubah menjadi amida lalu asam karboksilat, sehingga cocok untuk demonstrasi maupun sintesis terarah.
- Pembuatan keton melalui reagen Grignard: adisi organologam pada gugus nitril, diikuti hidrolisis, menghasilkan keton alifatik dengan rantai yang dapat dirancang sesuai kebutuhan.
- Substrat uji katalis hidrogenasi nitril: strukturnya sederhana dan produknya mudah dianalisis, sehingga senyawa ini ideal untuk membandingkan aktivitas dan selektivitas katalis baru.
- Standar analitik kromatografi gas: sebagai nitril alifatik dengan struktur jelas, senyawa ini berguna untuk membangun data waktu retensi dan kalibrasi dalam analisis senyawa bernitrogen.
| Merek | TCI (kode produk O0221) |
|---|---|
| Nomor CAS | 124-12-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 250mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk berventilasi, jauh dari panas, oksidator, dan asam kuat |
Nitril alifatik perlu ditangani dengan hati-hati karena dapat berbahaya bila terhirup, tertelan, atau terserap melalui kulit. Simpan octanenitrile dalam botol aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari sumber panas, oksidator kuat, asam kuat, dan basa kuat. Lakukan semua pemindahan dan reaksi di lemari asam. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Pelajari SDS produsen sebelum bekerja, dan kumpulkan limbahnya secara terpisah sesuai prosedur limbah berbahaya institusi Anda.
- Api dkk. (2022). RIFM fragrance ingredient safety assessment, octanenitrile, CAS Registry Number 124-12-9. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2022.113112
- Hinzmann dkk. (2019). Selective Hydrogenation of Fatty Nitriles to Primary Fatty Amines: Catalyst Evaluation and Optimization Starting from Octanenitrile. European Journal of Lipid Science and Technology doi:10.1002/ejlt.201900163
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
