Oxacillin Sodium Salt Monohydrate (TCI O0353, nomor CAS 7240-38-2) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan mikrobiologi. Bahan ini merupakan garam natrium dari oxacillin, sebuah antibiotik beta-laktam yang bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan antibiotik, uji sensitivitas bakteri, serta penelitian tentang mekanisme resistensi bakteri terhadap antibiotik.
Oxacillin Sodium Salt Monohydrate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia dan eksperimen biokimia. Keberadaan monohidrat dalam struktur molekulnya membantu dalam pengendalian konsentrasi dan stabilitas senyawa selama penyimpanan dan penggunaan. Karena sifatnya yang tidak beracun dan memiliki aktivitas antibakteri yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Oxacillin Sodium Salt Monohydrate digunakan secara luas dalam penelitian mikrobiologi, farmakologi, dan biomedis. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian tentang efektivitas antibiotik, pengujian bakteri patogen, serta pengembangan metode pengobatan baru. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan institusi pendidikan tinggi.
- Uji sensitivitas bakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik
- Pembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif antibiotik
- Penelitian tentang mekanisme resistensi bakteri terhadap antibiotik
- Pengembangan metode pengujian kualitas produk farmasi
- Pemrosesan bahan baku dalam produksi antibiotik sintetis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7240-38-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, dalam suhu dingin dan kering |
Oxacillin Sodium Salt Monohydrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung dan dalam suhu dingin. Karena sifatnya yang higroskopis, senyawa ini rentan menyerap kelembapan, sehingga wadah yang digunakan harus kedap udara. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus ditangani dengan hati-hati sesuai protokol keselamatan laboratorium.
- Seoane dkk. (2002). A thermodynamic study of the aggregation process of oxacillin sodium salt in aqueous solution. Colloid & Polymer Science doi:10.1007/s00396-002-0657-4
- Stiles dkk. (1997). Stability of nafcillin sodium, oxacillin sodium, penicillin G potassium, penicillin G sodium, and tobramycin sulfate in polyvinyl chloride drug reservoirs. American Journal of Health-System Pharmacy doi:10.1093/ajhp/54.9.1068
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
