Ofloxacin adalah antibiotik kuat yang termasuk dalam kelompok fluoroquinolone. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Dalam laboratorium, ofloxacin sering digunakan sebagai reagen untuk pengujian bakteri atau dalam pembuatan media nutrisi untuk isolasi mikroba. Sebagai bahan kimia yang memiliki aktivitas antimikroba kuat, ofloxacin memainkan peran penting dalam penelitian bidang mikrobiologi dan farmakologi.
Ofloxacin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Bahan ini memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaan dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, ofloxacin juga memiliki daya tahan yang baik dalam lingkungan laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, ofloxacin sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan masyarakat, seperti pengujian efektivitas antibiotik terhadap bakteri patogen lokal. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan produk farmasi dan uji coba bahan aktif farmakologis.
- Pengujian aktivitas antimikroba terhadap bakteri patogen
- Pembuatan media nutrisi untuk isolasi dan kultur mikroba
- Uji sensitivitas bakteri terhadap berbagai antibiotik
- Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik fluoroquinolone
- Pengembangan formulasi obat dan bahan aktif farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 82419-36-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Ofloxacin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari cahaya matahari langsung. Simpan di suhu kamar yang stabil dan jauh dari sumber panas. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan masker respirator. Pastikan wadah tidak bocor untuk mencegah kontaminasi dan keracunan.
- &NA; (2010). Ofloxacin. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-201013200-00122
- Monika Kapoor (2021). Ofloxacin/ tinidazole induced fixed drug eruption- a case report. Journal of Pharmacovigilance and Drug Research doi:10.53411/jpadr.2021.2.1.7
- &NA; (1990). Ofloxacin see Pefloxacin/ofloxacin. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-199003100-00045
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
