Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 20559-55-1

Oxibendazole TCI O0499

Oxibendazole TCI O0499

Identitas Kimia

No. CAS
20559-55-1
PubChem
CID 4622·SID 354335320
Rumus molekul
C12H15N3O3
Berat molekul
249.27 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl N-(6-propoxy-1H-benzimidazol-2-yl)carbamate
SMILES
CCCOC1=CC2=C(C=C1)N=C(N2)NC(=O)OC
InChIKey
RAOCRURYZCVHMG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.908.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.908.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Oxibendazole, dengan nomor CAS 20559-55-1, adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam penelitian tentang parasit dan infeksi. Bahan ini memiliki aktivitas antiparasit yang kuat, terutama terhadap cacing nematoda. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengujian toksisitas, studi farmakologis, dan analisis biokimia. Karena sifatnya yang stabil dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai sistem biologis, Oxibendazole menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.

Oxibendazole memiliki struktur kimia yang kompleks, yang memungkinkan interaksi spesifik dengan target biologis. Senyawa ini bersifat tidak beracun dalam dosis yang tepat dan memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan laboratorium. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan kemampuannya untuk berfungsi dalam berbagai kondisi eksperimental, Oxibendazole menjadi bahan yang sangat diminati oleh peneliti.

Di laboratorium Indonesia, Oxibendazole digunakan dalam berbagai penelitian kesehatan masyarakat, terutama dalam studi tentang penyakit parasitik yang sering menyerang manusia dan hewan. Bahan ini juga sering dipakai dalam pengujian bahan aktif farmakologis dan analisis biokimia untuk mengevaluasi efektivitas obat. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, Oxibendazole menjadi salah satu bahan yang penting dalam penelitian ilmiah di Indonesia.

  • Pengujian toksisitas parasit untuk mengevaluasi efektivitas obat antiparasit
  • Analisis biokimia untuk mengetahui mekanisme kerja senyawa antiparasit
  • Penelitian farmakologis untuk pengembangan obat baru yang efektif
  • Studi infeksi cacing nematoda pada manusia dan hewan
  • Eksperimen kesehatan masyarakat untuk menangani penyakit parasitik yang menyebar

Merek TCI
Nomor CAS 20559-55-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 100mg, 500mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Oxibendazole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk mencegah perubahan sifat kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan peralatan yang sesuai, seperti masker dan sarung tangan, untuk menjaga keselamatan. Pastikan bahwa wadah tidak terbuka dan dijauhkan dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.

  • Uhlinger dkk. (1992). Effects of alternation of drug classes on the development of oxibendazole resistance in a herd of horses. Journal of the American Veterinary Medical Association doi:10.2460/javma.1992.201.01.51
  • Chen dkk. (2017). Oxibendazole inhibits prostate cancer cell growth. Oncology Letters doi:10.3892/ol.2017.7579
  • McCracken dkk. (1990). Experimental and Theoretical Studies of Albendazole, Oxibendazole, and Tioxidazole. The Journal of Parasitology doi:10.2307/3283011

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.