Oxymetazoline Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian farmakologi dan biofarmaka. Bahan ini berperan sebagai agen vasoconstrictor yang digunakan untuk menguji efek pada pembuluh darah dan respons jaringan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan obat atau dalam pengujian klinis eksperimental. Karena sifatnya yang aktif secara biologis, Oxymetazoline Hydrochloride menjadi alat penting dalam penelitian tentang efek vasoconstrictor pada berbagai model organisme.
Oxymetazoline Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan formulasi obat. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan proses penyiapan larutan untuk eksperimen. Keberadaan struktur kimia yang jelas dan konsistensi kualitas juga menjadikannya pilihan utama dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Oxymetazoline Hydrochloride digunakan dalam berbagai penelitian farmakologi, terutama dalam studi efek vasoconstrictor pada sistem kardiovaskular. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengembangan obat-obatan yang bertujuan untuk mengatasi gangguan pernapasan atau alergi. Dengan kehandalannya dalam eksperimen, senyawa ini menjadi bagian penting dalam penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Pengujian efek vasoconstrictor pada model hewan untuk studi farmakologi
- Pembuatan larutan standar untuk analisis kuantitatif dalam laboratorium farmasi
- Penelitian tentang mekanisme kerja obat-obatan yang berbasis senyawa vasoconstrictor
- Pengembangan formulasi obat untuk penggunaan klinis eksperimental
- Studi tentang respons jaringan terhadap senyawa aktif biologis dalam eksperimen in vitro
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2315-02-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Oxymetazoline Hydrochloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Wadah yang tepat adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Selalu pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terpapar suhu ekstrem.
- Malik (2022). No Rebound Congestion with Short-Term Use of Oxymetazoline Hydrochloride Nasal Spray Decongestant. Research Review doi:10.52845/cmro/2022/5-12-4
- Kernel Networks Inc. (2019). A Clinical Endpoint Bioequivalence Study of "Oxymetazoline Hydrochloride Cream". Case Medical Research doi:10.31525/ct1-nct03954444
- (2017). New product intros (avelumab, crisaborole, deutetrabenazine, durvalumab, follitropin delta, forodesine hydrochloride (first-in-class), naldemedine tosilate, oxymetazoline hydrochloride (new indication). Drugs of Today doi:10.1358/dot.2017.53.7.2667581
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
