Oseltamivir adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang farmakologi dan virologi. Bahan ini merupakan obat antiviral yang digunakan untuk mengobati infeksi influenza A dan B. Dalam laboratorium, Oseltamivir sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, uji aktivitas antiviral, serta penelitian tentang mekanisme kerja virus dan respons imun tubuh.
Oseltamivir memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Karena sifat tersebut, bahan ini cocok untuk berbagai eksperimen yang memerlukan reaksi kimia atau sintesis senyawa. Selain itu, Oseltamivir memiliki struktur molekuler yang spesifik, sehingga memudahkan identifikasi dan analisis menggunakan teknik seperti HPLC atau spektroskopi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Oseltamivir sering digunakan oleh peneliti yang bekerja di bidang farmasi, kesehatan masyarakat, dan bioteknologi. Bahan ini menjadi alat penting dalam upaya penelitian terkait penyakit menular dan pengembangan vaksin serta obat baru.
- Pengujian aktivitas antiviral terhadap virus influenza
- Sintesis senyawa turunan Oseltamivir untuk penelitian farmakologi
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam uji laboratorium farmasi
- Penelitian tentang mekanisme kerja virus dan respons imun tubuh
- Pengembangan obat baru untuk pengobatan penyakit menular
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 196618-13-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 250mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Oseltamivir harus disimpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah kontaminasi atau kehilangan kestabilan kimia. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.
- Rashid dkk. (2013). Editorial (Hot Topic: ‘Oseltamivir Hot Topic Issue’: A One-Stop Shop for Oseltamivir). Infectious Disorders - Drug Targets doi:10.2174/18715265112129990001
- Park dkk. (2010). ChemInform Abstract: Infiltration of Water Molecules into the Oseltamivir‐Binding Site of H274Y Neuraminidase Mutant Causes Resistance to Oseltamivir.. ChemInform doi:10.1002/chin.201013211
- Sekhar Dingal (2024). Off Label Use of Oseltamivir in Managing Mumps a Case Report. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/sr24930194952
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
