Divalproex Sodium adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan pengujian obat, terutama dalam penelitian tentang efek farmakologis dan mekanisme kerja obat. Sebagai reagen farmakologis, Divalproex Sodium memiliki peran penting dalam pengembangan dan uji coba obat baru, serta dalam penelitian tentang gangguan neurologis dan psikotik.
Divalproex Sodium memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai prosedur laboratorium, seperti sintesis senyawa, pengujian aktivitas biologis, dan analisis kuantitatif. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti untuk memilih sesuai kebutuhan eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Divalproex Sodium sering digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan farmakologi, neurofarmakologi, dan biokimia. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang mendukung pengembangan obat dan terapi medis di berbagai institusi penelitian dan universitas.
- Divalproex Sodium digunakan untuk uji aktivitas farmakologis obat karena sifatnya yang stabil dan dapat diukur secara akurat.
- Bahan ini cocok untuk penelitian neurofarmakologi karena kemampuannya dalam memengaruhi sistem saraf.
- Divalproex Sodium sering digunakan dalam sintesis senyawa baru untuk pengembangan obat yang lebih efektif.
- Bahan ini dapat digunakan dalam analisis kuantitatif untuk menentukan kadar obat dalam sampel biologis.
- Divalproex Sodium memungkinkan pengujian mekanisme kerja obat dalam model eksperimental yang relevan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 76584-70-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 100mg, 500mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Divalproex Sodium harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu simpan bahan ini terpisah dari bahan kimia berbahaya lainnya untuk menghindari risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- LONGO (2005). Extended-Release Divalproex Sodium for Patients With Side Effects From Delayed-Release Divalproex Sodium. American Journal of Psychiatry doi:10.1176/appi.ajp.162.8.1548
- Klapper dkk. (1997). Divalproex Sodium in Migraine Prophylaxis. Cephalalgia doi:10.1046/j.1468-2982.1997.1702103.x
- Minirth dkk. (2005). Assessment of Patient Preference and Side Effects in Patients Switched From Divalproex Sodium Delayed Release to Divalproex Sodium Extended Release. Journal of Clinical Psychopharmacology doi:10.1097/01.jcp.0000150233.91995.6b
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
