Parabanic Acid (120-89-8) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block dalam pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur cincin. Dalam laboratorium, Parabanic Acid berperan sebagai reaktan yang memungkinkan pembentukan ikatan kimia baru, sehingga menjadi alat penting dalam penelitian kimia organik.
Parabanic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi reaksi. Struktur kimianya yang sederhana memungkinkan modifikasi yang fleksibel, sehingga bisa diubah menjadi senyawa dengan fungsi tertentu. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, bahan ini juga relatif mudah dalam penyimpanan dan penggunaan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Parabanic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan dan lembaga riset. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya dan keandalan dalam berbagai reaksi kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi untuk memperoleh senyawa dengan struktur kompleks
- Pembuatan bahan intermediet dalam produksi bahan kimia organik
- Penelitian kimia makanan untuk pengembangan bahan pengawet alami
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi reaksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 120-89-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Parabanic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di ruang kimia yang terkondisi dan terkunci. Penggunaan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Zarzyka (2014). Oligomers with imidazolidinetrione elements of the structure obtained from parabanic acid and urea. Polimery doi:10.14314/polimery.2014.120
- Zarzyka‐Niemiec dkk. (2004). Hydroxyalkylation of parabanic acid. II. Reactions of parabanic acid with oxiranes. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.20907
- Zarzyka‐Niemiec dkk. (2006). Hydroxyalkylation of parabanic acid. III. Polymers from parabanic acid and ethylene carbonate. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.23506
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
