Triphenyl phosphate (TPP) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), TPP memiliki peran penting dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi esterifikasi. Bahan ini digunakan untuk memperoleh senyawa dengan struktur kompleks, seperti ester dan anhidrida, yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
TPP memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini tidak mudah terurai dalam kondisi normal, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Selain itu, TPP bersifat tidak beracun dalam dosis yang wajar, menjadikannya pilihan yang aman untuk eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, TPP sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aktif biologis dan bahan kimia industri. Bahan ini juga digunakan dalam pengujian kualitas bahan kimia dan dalam pengembangan produk baru yang memerlukan struktur kimia tertentu.
- Sintesis senyawa ester untuk produksi bahan kimia industri
- Pengembangan obat dengan struktur kimia tertentu dalam penelitian farmasi
- Eksperimen reaksi substitusi dalam kimia organik
- Uji kualitas bahan kimia untuk memastikan kestabilan dan keamanan
- Penelitian material baru yang memerlukan sifat kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 115-86-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
TPP harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas bahan. Saat mengambil atau memanfaatkan TPP, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan tidak terkontaminasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.
- Zhang dkk. (2016). Effects of triphenyl phosphate on styrene suspension polymerization process and flame retardance properties of polystyrene/triphenyl phosphate nanocomposite. Colloid and Polymer Science doi:10.1007/s00396-016-3872-0
- Latendresse (1994). Reproductive Toxicity of Butylated Triphenyl Phosphate and Tricresyl Phosphate Fluids in F344 Rats. Fundamental and Applied Toxicology doi:10.1006/faat.1994.1044
- Mendelsohn dkk. (2016). Nail polish as a source of exposure to triphenyl phosphate. Environment International doi:10.1016/j.envint.2015.10.005
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
