Phthalimide Potassium Salt (TCI P0403, nomor CAS 1074-82-4) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks yang digunakan untuk sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Phthalimide Potassium Salt memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam proses pembuatan senyawa kompleks.
Bahan ini memiliki struktur kimia yang khas, yaitu garam dari phthalimide, yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur. Phthalimide Potassium Salt juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama di bidang sintesis senyawa organik dan pengembangan obat. Karena keandalan dan ketersediaan, bahan ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi untuk eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi substitusi pada posisi nitrogen untuk pembentukan senyawa baru
- Pembuatan senyawa aromatik melalui reaksi katalitik dan reaksi ring closure
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam reaksi nucleofili dan elektrofil
- Penelitian tentang struktur dan sifat kimia senyawa organik kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1074-82-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Phthalimide Potassium Salt harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari kelembapan serta cahaya matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap harus dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan penanganan hati-hati.
—
