Piperonyl Butoxide (PBO) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan dan biologi sel. Sebagai salah satu senyawa aktif dalam bahan pengendali hama, PBO memiliki peran penting dalam studi tentang interaksi antara senyawa kimia dan organisme hidup. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian nutrisi untuk memahami efek kimia terhadap metabolisme dan pertumbuhan sel. PBO juga menjadi bahan penting dalam pengembangan produk pestisida dan bahan kimia yang ramah lingkungan.
PBO memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium. Senyawa ini juga memiliki aktivitas biologis yang kuat, terutama dalam mengganggu sistem saraf hama. Karena sifat tersebut, PBO dipilih sebagai bahan utama dalam penelitian tentang efektivitas bahan kimia terhadap organisme target. Selain itu, PBO memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang beragam, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam penelitian.
Di laboratorium di Indonesia, PBO digunakan dalam berbagai penelitian terkait bidang kehidupan, biologi sel, dan nutrisi. Bahan ini menjadi alat penting untuk menguji efek senyawa kimia terhadap pertumbuhan sel dan metabolisme. Peneliti di Indonesia sering menggunakan PBO dalam studi tentang pengendalian hama dan pengembangan produk kimia yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
- Penelitian tentang efek senyawa kimia terhadap pertumbuhan sel
- Pengujian aktivitas biologis bahan pestisida
- Studi interaksi antara senyawa kimia dan organisme hidup
- Pengembangan produk pestisida ramah lingkungan
- Analisis sifat kimia dan stabilitas senyawa dalam lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51-03-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Piperonyl Butoxide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari cahaya matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Selama penyimpanan, pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena berpotensi menyebabkan iritasi kulit atau pernapasan.
- Arthur (1994). Efficacy of Cyfluthrin, Cyfluthrin + Piperonyl Butoxide, and Cyfluthrin + Piperonyl Butoxide + Chlorpyrifos-Methyl as Protectants of Stored Peanuts1. Peanut Science doi:10.3146/i0095-3679-21-1-11
- Arthur (1994). Cyfluthrin Applied with and without Piperonyl Butoxide and Piperonyl Butoxide Plus Chlorpyrifos-Methyl for Protection of Stored Wheat. Journal of Economic Entomology doi:10.1093/jee/87.6.1707
- Hoberman dkk. (2022). Developmental and reproduction toxicity of piperonyl butoxide part 2 developmental safety of piperonyl butoxide in the NZW rabbit. Reproductive Toxicology doi:10.1016/j.reprotox.2022.07.009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
