Pyrazole adalah senyawa heterosiklik yang memiliki struktur dasar dengan dua atom nitrogen dalam cincin aromatik lima atom. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam bidang kimia farmakologi dan kimia organik. Pyrazole memiliki keunikan dalam reaktivitas kimia yang memungkinkan pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis yang beragam. Dalam laboratorium, senyawa ini sering menjadi bahan dasar untuk pembuatan obat, pestisida, dan bahan kimia industri.
Pyrazole memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif dalam reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Struktur molekulnya yang memiliki dua nitrogen membuatnya sangat diminati dalam sintesis senyawa dengan aktivitas farmakologis. Keunggulan utama Pyrazole adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga menjadi bahan yang sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi kimia.
Di laboratorium Indonesia, Pyrazole digunakan secara luas dalam penelitian bidang farmakologi, kimia organik, dan kimia analitik. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar untuk eksperimen dan pengembangan produk baru. Ketersediaan Pyrazole yang cukup memudahkan para peneliti dalam melakukan eksperimen yang memerlukan senyawa heterosiklik ini.
Produk TCI terkait
- TCI T3668 1040377-03-4 1-(Tetrahydro-2H-pyran-4-yl)-4-(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)-1H-pyrazole
- TCI T3408 449758-17-2 1-(Tetrahydro-2H-pyran-2-yl)-1H-pyrazole
- TCI B5404 63874-95-3 1-Benzyl-1H-pyrazole-4-carboxaldehyde
- TCI A3039 103646-82-8 5-Amino-1-(p-tolyl)pyrazole-4-carbonitrile
- TCI A2954 78597-54-3 5-Amino-3-(4-methylphenyl)pyrazole
- TCI A2953 19541-95-8 3-Amino-5-(4-methoxyphenyl)pyrazole
- Pembuatan senyawa obat dengan aktivitas anti-inflamasi dan antitumor
- Sintesis senyawa pestisida yang efektif untuk pengendalian hama
- Pengembangan bahan kimia industri yang memiliki sifat reaktif tinggi
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
- Studi tentang aktivitas biologis senyawa heterosiklik dalam bidang farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 288-13-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Pyrazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area penyimpanan tidak memiliki sumber api atau bahan kimia yang bersifat oksidatif.
- Oulmidi dkk. (2020). New Bis-Pyrazole-Bis-Acetate Based Coordination Complexes: Influence of Counter-Anions and Metal Ions on the Supramolecular Structures. Sustainability doi:10.3390/su13010288
- Nishiyama dkk. (1997). Synthesis of 3-β-d-ribofuranosyl-1 H-pyrazole-4-carboxamide. Carbohydrate Research doi:10.1016/s0008-6215(97)00047-5
- Rida dkk. (2009). Synthesis and Biological Evaluation of the Pyrazole Class of Cyclooxygenase- 2-Inhibitors. Letters in Organic Chemistry doi:10.2174/157017809788489909
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
