Pyrrole adalah senyawa kimia dasar yang memiliki struktur heterosiklik dengan satu atom nitrogen. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Pyrrole berperan sebagai bahan pembangun dasar (building block) yang membantu dalam pembentukan senyawa heterosiklik lainnya, seperti indol, quinolin, dan senyawa fenolik. Dalam laboratorium, Pyrrole digunakan untuk mempercepat proses sintesis dan pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi luas, termasuk dalam bidang medis dan industri.
Pyrrole memiliki sifat kimia yang stabil namun sangat reaktif terhadap berbagai reaksi kimia, seperti reaksi elektrofilik dan nucleofilik. Senyawa ini memiliki struktur yang mudah berikatan dengan berbagai grup fungsional, sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Karena kemampuannya dalam berikatan dan reaktivitasnya, Pyrrole menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul kompleks.
Di laboratorium Indonesia, Pyrrole sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaan Pyrrole secara lokal memudahkan para peneliti dalam melakukan eksperimen dan pengembangan ilmiah yang memerlukan bahan baku kimia ini.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi untuk pembentukan senyawa kompleks
- Penelitian kimia organik dalam bidang farmasi dan material
- Pembuatan senyawa fenolik untuk aplikasi industri
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam laboratorium pendidikan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 109-97-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Pyrrole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan panas. Bahan ini sangat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas dan kestabilan senyawa. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area penyimpanan tidak terbuka untuk mencegah risiko kebocoran atau reaksi kimia yang tidak terduga.
- Naeher dkk. (2015). Novel 1 H -Pyrrole-2,5-dione (maleimide) proxies for the assessment of photic zone euxinia. Chemical Geology doi:10.1016/j.chemgeo.2015.03.020
- Aydogan dkk. (2014). Tetrakis(bicyclo[2.2.2]oct‐2‐ene)‐Fused Calix[4]pyrrole. Helvetica Chimica Acta doi:10.1002/hlca.201400009
- Jacques dkk. (2013). Electrografting of in situ generated pyrrole derivative diazonium salt for the surface modification of nickel. Electrochimica Acta doi:10.1016/j.electacta.2013.07.178
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
