Pentadecane dari TCI (kode produk P0606) adalah alkana rantai lurus dengan lima belas atom karbon, termasuk golongan hidrokarbon jenuh yang sangat nonpolar dan kurang reaktif. Di laboratorium, pentadekana dipakai sebagai senyawa acuan dalam analisis hidrokarbon, sebagai standar internal kromatografi gas, sebagai pelarut nonpolar bertitik didih tinggi, dan sebagai bahan model dalam riset bahan bakar, pelumas, serta bahan penyimpan panas (phase change material).
Bahan ini dipilih terutama karena kestabilan kimianya. Sebagai alkana jenuh, pentadekana tidak memiliki gugus fungsi yang reaktif, sehingga tidak ikut bereaksi dalam sebagian besar sistem dan cocok sebagai standar yang tidak mengganggu analisis. Volatilitasnya rendah dan waktu retensinya pada kromatografi gas terdefinisi dengan jelas, sehingga cocok sebagai patokan dalam deret n-alkana. Pada suhu ruang tropis, senyawa ini umumnya berupa cairan bening, dan sifat leleh-bekunya yang dekat dengan suhu ruang membuatnya menarik untuk studi penyimpanan energi termal.
Di laboratorium Indonesia, pentadekana banyak dibutuhkan oleh laboratorium analisis minyak bumi dan petrokimia, laboratorium lingkungan yang memantau pencemaran hidrokarbon di tanah dan air, serta kelompok riset energi terbarukan yang meneliti biodiesel dan bahan bakar nabati dari kelapa sawit. Pilihan kemasan 25mL, 100mL, dan 500mL memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan, dari standar analitik sampai pelarut atau bahan riset dalam volume besar.
- Standar internal kromatografi gas: pentadekana inert dan memiliki waktu retensi yang jelas, sehingga cocok untuk mengoreksi variasi injeksi saat menghitung kadar senyawa organik dalam sampel.
- Penanda deret n-alkana untuk indeks retensi: sebagai anggota deret alkana rantai lurus, senyawa ini membantu menghitung indeks retensi Kovats untuk mengidentifikasi komponen minyak atsiri dan sampel kompleks lainnya.
- Analisis pencemaran hidrokarbon: pentadekana murni berguna sebagai bahan kalibrasi dalam penentuan total hidrokarbon minyak bumi pada sampel lingkungan seperti tanah, sedimen, dan air.
- Riset phase change material: sifat leleh-bekunya yang dekat dengan suhu ruang membuat pentadekana cocok sebagai bahan model untuk penyimpanan energi termal dan pengaturan suhu pasif.
- Pelarut atau fase nonpolar inert: karena tidak reaktif dan bertitik didih tinggi, senyawa ini berguna sebagai medium nonpolar dalam studi partisi, ekstraksi, dan reaksi yang memerlukan pelarut yang tidak ikut bereaksi.
| Merek | TCI (kode produk P0606) |
|---|---|
| Nomor CAS | 629-62-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | umumnya cairan bening tidak berwarna pada suhu ruang (rincian lihat label dan CoA) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber api |
Simpan pentadekana dalam botol aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber api, percikan listrik, dan oksidator kuat. Wadah kaca atau wadah logam yang sesuai untuk pelarut organik sudah memadai. Bila disimpan di ruangan ber-AC yang dingin, bahan ini bisa membeku; hangatkan perlahan pada suhu ruang sebelum dipakai. Gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung, hindari menghirup uapnya atau kontak lama dengan kulit, dan pindahkan bahan di lemari asam bila memungkinkan. Ikuti SDS dari produsen.
- Konuklu dkk. (2019). Development of pentadecane/diatomite and pentadecane/sepiolite nanocomposites fabricated by different compounding methods for thermal energy storage. International Journal of Energy Research doi:10.1002/er.4534
- Kalinina dkk. (2002). Degradation of Aqueous Pentadecane Emulsion by an Anodic Microdischarge: 3. The Pentadecane–Styrene System. High Energy Chemistry doi:10.1023/a:1014675432273
- Tanaka dkk. (1993). Solubility of carbon dioxide in pentadecane, hexadecane, and pentadecane + hexadecane. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je00011a013
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


