TCI

CAS 4067-16-7

Pentaethylenehexamine (mixture) TCI P0622

Pentaethylenehexamine (mixture) TCI P0622

Identitas Kimia

No. CAS
4067-16-7
PubChem
CID 19990·SID 87574784
Rumus molekul
C10H28N6
Berat molekul
232.37 g/mol
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N'-[2-[2-[2-(2-aminoethylamino)ethylamino]ethylamino]ethyl]ethane-1,2-diamine
SMILES
C(CNCCNCCNCCNCCN)N
InChIKey
LSHROXHEILXKHM-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 584.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 584.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Pentaethylenehexamine (mixture) dari TCI adalah poliamina alifatik rantai panjang yang tersusun dari unit-unit etilenamina berulang. Molekulnya memiliki enam atom nitrogen sebagai gugus amina primer dan sekunder. Produk ini dipasok sebagai campuran, karena poliamina etilena jenis ini secara alami dapat berada dalam bentuk linear, bercabang, maupun siklik. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai building block non-heterosiklik untuk membangun ligan, memodifikasi permukaan material, dan meneliti agen pengeras resin maupun bahan penyerap gas.

Daya tarik utama pentaethylenehexamine adalah kepadatan gugus aminanya yang sangat tinggi dalam satu molekul. Banyaknya atom nitrogen membuatnya bisa mengikat ion logam secara kuat sebagai agen pengkelat multidentat. Ia juga mudah bereaksi dengan epoksida, isosianat, aldehida, dan gugus karbonil lainnya. Sifat basa dan nukleofiliknya menjadikannya pilihan untuk mencangkokkan gugus amina ke permukaan silika, karbon, atau polimer. Material hasil modifikasi seperti ini banyak diteliti, misalnya untuk penyerapan karbon dioksida dan pengikatan logam berat.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kimia material, teknik kimia, dan kimia lingkungan yang meneliti adsorben, misalnya untuk penangkapan CO2 atau penghilangan logam berat dari limbah cair. Bahan ini juga berguna bagi peneliti polimer yang mempelajari sistem pengeras resin epoksi. Kemasan 25g cocok untuk penelitian skala bangku dan uji formulasi awal. Kemasan 500g mendukung pembuatan material dalam jumlah lebih besar untuk serangkaian percobaan yang berkelanjutan.

  • Modifikasi permukaan adsorben: gugus amina yang melimpah dapat dicangkokkan atau diimpregnasi pada silika berpori dan karbon untuk meneliti material penyerap karbon dioksida.
  • Pengkelatan ion logam: banyaknya atom nitrogen donor memungkinkan pengikatan logam transisi secara multidentat untuk studi kompleks dan penghilangan logam berat.
  • Penelitian pengeras resin epoksi: gugus amina primer dan sekundernya bereaksi dengan cincin epoksida sehingga sesuai untuk mempelajari proses curing dan sifat jaringan polimer.
  • Sintesis ligan dan dendrimer poliamina: kerangka etilenamina yang panjang menjadi titik awal untuk membuat ligan bercabang dan makromolekul fungsional melalui derivatisasi gugus amina.
  • Funksionalisasi polimer dan nanopartikel: sifat nukleofiliknya memudahkan pemasangan gugus amina ke rantai polimer atau nanopartikel untuk penelitian material pengikat dan pembawa.

Merek TCI
Nomor CAS 4067-16-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik umumnya berupa cairan kental; dipasok sebagai campuran (mixture)
Penyimpanan simpan tertutup rapat, terlindung dari udara, kelembapan, dan karbon dioksida

Poliamina mudah menyerap uap air dan karbon dioksida dari udara, jadi simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Bila memungkinkan, simpan di bawah gas inert. Jauhkan dari asam kuat, bahan pengoksidasi, dan senyawa yang bereaksi dengan amina. Bahan ini dapat bersifat korosif dan iritatif terhadap kulit dan mata, sehingga wajib memakai sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam. Rujuk SDS produsen untuk detail keselamatan.

—