Protamine Sulfate from Salmon sperm dari TCI (kode P0675) adalah garam sulfat dari protamin, yaitu protein kecil yang sangat basa karena kaya residu arginin. Protein ini diperoleh dari sperma ikan salmon. Di alam, protamin berperan memadatkan DNA di dalam inti sel sperma. Di laboratorium, sifat polikationiknya dimanfaatkan untuk mengikat molekul bermuatan negatif seperti heparin, DNA, dan RNA. Karena itu, protamin menjadi reagen penting di bidang biokimia, biologi molekuler, dan riset sistem penghantaran obat.
Kandungan arginin yang tinggi membuat protamin bermuatan positif kuat pada pH fisiologis. Sifat ini menjelaskan kemampuannya membentuk kompleks elektrostatik yang stabil dengan polianion. Kemampuan tersebut dipakai untuk menetralkan aktivitas heparin dalam uji koagulasi, mengendapkan asam nukleat dari ekstrak sel, dan membantu kompleksasi DNA pada studi transfeksi. Bentuk garam sulfatnya umum dipakai karena praktis dilarutkan dalam air atau bufer untuk membuat larutan kerja.
Di laboratorium Indonesia, Protamine Sulfate relevan bagi laboratorium biologi molekuler di universitas dan lembaga riset, laboratorium farmasi yang meneliti nanopartikel dan penghantaran gen, serta laboratorium biokimia yang memurnikan protein dari ekstrak kasar. Pilihan kemasan 1g, 5g, dan 25g memudahkan penyesuaian kebutuhan, dari uji pendahuluan sampai pemakaian rutin dalam protokol pemurnian berskala lebih besar.
- Netralisasi heparin: protamin yang bermuatan positif kuat membentuk kompleks dengan heparin yang bermuatan negatif, sehingga dipakai dalam studi koagulasi dan uji untuk membalik efek antikoagulan secara in vitro.
- Presipitasi asam nukleat: penambahan protamin sulfat ke ekstrak sel mengendapkan DNA dan RNA, sehingga membantu menghilangkan asam nukleat pengganggu sebelum tahap pemurnian protein selanjutnya.
- Peningkat efisiensi transfeksi dan transduksi: sifat polikationiknya membantu memadatkan DNA dan mengurangi tolakan muatan dengan membran sel pada studi penghantaran gen maupun transduksi virus.
- Pembuatan nanopartikel dan kompleks polielektrolit: protamin dapat dipadukan dengan polianion untuk membentuk nanopartikel pembawa obat atau asam nukleat dalam riset farmasetika.
- Studi interaksi protein dan asam nukleat: sebagai protein pengikat DNA alami, protamin menjadi model yang baik untuk mempelajari pemadatan kromatin dan interaksi elektrostatik antarbiomolekul.
| Merek | TCI (kode produk P0675) |
|---|---|
| Nomor CAS | 53597-25-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Proteins and Derivatives |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk (lihat Certificate of Analysis TCI) |
| Penyimpanan | tertutup rapat, terlindung dari kelembapan; ikuti suhu simpan pada label TCI |
Sebagai reagen protein, Protamine Sulfate sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, kering, dan pada suhu sesuai rekomendasi label TCI. Biasanya bahan ini perlu disimpan dingin agar mutunya terjaga. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka supaya uap air tidak mengembun di dalamnya. Larutan kerja sebaiknya dibuat segar atau dibagi ke dalam alikuot. Kenakan sarung tangan, masker debu, dan kacamata pengaman, karena protein asal ikan dapat memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif.
- &NA; (2009). Protamine sulfate. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-200912760-00078
- &NA; (2008). Protamine sulfate. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-200812310-00076
- Munkittrick dkk. (1992). Accessory Sperm Numbers for Cattle Inseminated with Protamine Sulfate Microcapsules. Journal of Dairy Science doi:10.3168/jds.s0022-0302(92)77809-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.