Monobutyl Phthalate Copper(II) Salt dari TCI (kode P0676) adalah garam tembaga(II) dari monobutil ftalat. Dalam senyawa ini, ion tembaga terikat pada gugus karboksilat bebas dari ester monobutil asam ftalat. Bahan ini termasuk building block non-heterosiklik dan merupakan contoh karboksilat logam. Di laboratorium, senyawa ini menarik sebagai sumber ion Cu(II) dengan ligan organik. Karakter organiknya berbeda dari garam tembaga anorganik seperti sulfat atau klorida, sehingga cocok untuk sistem reaksi tertentu.
Keunggulan senyawa ini terletak pada gabungan pusat logam tembaga(II) dengan ligan karboksilat yang memiliki rantai butil ester. Ligan tersebut memberi sifat lebih lipofilik, sehingga senyawa ini berpotensi lebih mudah bercampur dengan media organik dibanding garam tembaga anorganik. Karakter ini berguna bila peneliti membutuhkan sumber tembaga untuk reaksi atau formulasi dalam pelarut nonpolar. Senyawa ini juga dapat menjadi bahan kajian kimia koordinasi karboksilat tembaga.
Di Indonesia, bahan ini dapat dimanfaatkan oleh laboratorium kimia anorganik dan koordinasi di perguruan tinggi, kelompok riset katalisis yang menjajaki sumber tembaga alternatif, serta laboratorium material yang meneliti senyawa logam-organik. Kemasan 25g cukup untuk penelitian eksploratif dan karakterisasi. Sebelum dipakai untuk aplikasi tertentu, sebaiknya cek kelarutan dan kesesuaiannya dalam sistem reaksi melalui uji pendahuluan berskala kecil.
Produk TCI terkait
- Sumber Cu(II) dalam media organik: ligan karboksilat yang mengandung ester butil membuat senyawa ini cocok sebagai sumber ion tembaga pada reaksi atau formulasi yang tidak sesuai bila memakai garam anorganik.
- Kajian kimia koordinasi: karboksilat tembaga(II) dikenal dapat membentuk berbagai struktur koordinasi, sehingga senyawa ini menjadi bahan menarik untuk studi spektroskopi, magnetik, dan struktur kompleks.
- Penjajakan katalis tembaga: tembaga banyak berperan dalam reaksi kopling dan oksidasi, dan senyawa ini dapat diuji sebagai prekursor katalis pada skrining kondisi reaksi berskala kecil.
- Prekursor material berbasis tembaga: dekomposisi atau transformasi garam logam-organik dapat dipakai dalam riset pembuatan oksida tembaga atau material komposit yang mengandung tembaga.
- Pembanding dalam studi turunan ftalat: senyawa ini dapat menjadi bahan referensi saat mempelajari interaksi ester ftalat dan turunannya dengan ion logam di laboratorium kimia analitik maupun lingkungan.
| Merek | TCI (kode produk P0676) |
|---|---|
| Nomor CAS | 25215-53-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | padatan (lihat Certificate of Analysis TCI) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, jauh dari bahan pereduksi kuat |
Simpan garam tembaga ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari bahan pereduksi kuat dan asam kuat. Senyawa tembaga umumnya berbahaya bagi organisme akuatik, jadi jangan membuang sisa bahan atau bilasan ke saluran air. Kumpulkan sebagai limbah logam berat. Tangani dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kurangi debu saat menimbang dan bekerjalah di lemari asam bila memungkinkan. Pelajari SDS dari TCI sebelum digunakan.
- Ema (2002). Antiandrogenic effects of dibutyl phthalate and its metabolite, monobutyl phthalate, in rats. Congenital Anomalies doi:10.1111/j.1741-4520.2002.tb00896.x
- Yöntem dkk. (2024). Endoplasmic reticulum stress and pro-inflammatory responses induced by phthalate metabolites monoethylhexyl phthalate and monobutyl phthalate in 1.1B4 pancreatic beta cells. Toxicology doi:10.1016/j.tox.2023.153695
- Karabulut dkk. (2022). Endocrine adverse effects of mono(2-ethylhexyl) phthalate and monobutyl phthalate in male pubertal rats. Archives of Industrial Hygiene and Toxicology doi:10.2478/aiht-2022-73-3617
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
