Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 9003-39-8

Polyvinylpyrrolidone (insoluble) TCI P0691

Polyvinylpyrrolidone (insoluble) TCI P0691
Harga reguler Rp 1.565.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.565.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Polyvinylpyrrolidone (insoluble) dari TCI dengan kode produk P0691 adalah polivinilpirolidon yang telah diikat silang (crosslinked). Bentuk ini juga dikenal sebagai PVPP atau crospovidone. Berbeda dengan PVP biasa yang larut dalam air, jenis ini tidak larut dalam air maupun banyak pelarut umum, tetapi tetap mampu mengembang dan mengikat senyawa tertentu. Di laboratorium, PVP tidak larut terutama dipakai untuk menyerap senyawa polifenol dan tanin dari ekstrak tumbuhan. Bahan ini juga dipakai dalam penelitian penjernihan minuman dan formulasi farmasi.

Kemampuan PVP tidak larut untuk mengikat polifenol berasal dari gugus amida pada cincin pirolidon. Gugus ini membentuk ikatan hidrogen yang kuat dengan gugus hidroksil fenolik. Karena polimernya tidak larut, polifenol yang terikat dapat dipisahkan dengan mudah melalui sentrifugasi atau penyaringan, tanpa meninggalkan polimer di dalam larutan. Struktur ikat silangnya juga membuat partikel cepat menyerap air dan mengembang. Sifat ini dimanfaatkan sebagai disintegran dalam tablet. Bahan ini umumnya berupa serbuk putih hingga putih kekuningan yang stabil secara kimia dalam kondisi laboratorium biasa.

Di Indonesia, banyak riset menggunakan bahan tumbuhan yang kaya polifenol, seperti teh, kakao, kopi, daun herbal, dan tanaman perkebunan. PVP tidak larut sangat membantu dalam ekstraksi DNA, RNA, atau protein dari jaringan tanaman tersebut, karena polifenol dapat merusak atau menghambat analisis molekuler. Laboratorium teknologi pangan dapat memakainya dalam studi penjernihan bir, anggur, dan jus. Laboratorium farmasi dapat mengkaji perannya sebagai disintegran tablet. Kemasan 100g praktis untuk penggunaan rutin di laboratorium biologi molekuler dan pangan.

  • Ekstraksi DNA dan RNA tanaman: PVP tidak larut mengikat polifenol yang dapat mengoksidasi dan merusak asam nukleat, sehingga hasil ekstraksi lebih murni dan siap dipakai untuk PCR.
  • Ekstraksi enzim dan protein tumbuhan: penambahan bahan ini ke bufer ekstraksi mencegah polifenol bereaksi dengan protein, sehingga aktivitas enzim tetap terjaga untuk pengujian lanjutan.
  • Penjernihan minuman: kemampuannya mengikat tanin dan polifenol pembentuk kekeruhan membuatnya relevan untuk studi stabilisasi bir, anggur, dan jus buah di laboratorium pangan.
  • Disintegran formulasi tablet: partikel ikat silang yang cepat menyerap air dan mengembang membantu tablet hancur, sehingga bahan ini sering dikaji dalam riset farmasetika.
  • Pemisahan fase padat senyawa fenolik: karena tidak larut, PVP ikat silang dapat dikemas dalam kolom atau dicampur dalam sampel untuk menghilangkan senyawa fenolik pengganggu sebelum analisis.

Merek TCI (kode produk P0691)
Nomor CAS 9003-39-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymers
Ukuran kemasan 100g
Bentuk fisik umumnya serbuk putih hingga putih kekuningan, tidak larut dalam air (cek label dan CoA)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat kering, terlindung dari kelembapan

PVP tidak larut cenderung menyerap kelembapan, jadi simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. Segera tutup kembali wadah setelah mengambil bahan agar serbuk tidak menggumpal dan kemampuan pengikatannya tetap baik. Gunakan spatula bersih dan kering. Untuk keperluan biologi molekuler, beberapa protokol menganjurkan mencuci serbuk lebih dulu sebelum dipakai. Hindari menghirup debu serbuk halus, dan kenakan masker, sarung tangan, serta kacamata pengaman. Rujuk Lembar Data Keselamatan (SDS) untuk informasi lengkap.

—